Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

AS Akui Pembantaian Terhadap Warga Sipil di Afghanistan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Militer AS terpaksa mengakui pembantaian terhadap warga tak berdosa di Afghanistan menyusul meningkatnya berbagai tekanan internasional. Kantor Berita Associatted Press dari Kabul melaporkan, militer AS menyatakan bahwa pihaknya mengutus seorang perwira militer untuk melakukan penyelidikan di Afghanistan.

Badan Intelijen Afghanistan dan PBB mempunyai bukti gambar tentara AS saat melakukan serangan udara ke desa Aziz Abad, Provinsi Herat, Afghanistan barat. Dalam gambar tersebut nampak sepuluh jenazah perempuan dan anak kecil.

Sebuah komisi pemerintah Afghanistan melaporkan, 90 warga sipil, termasuk 60 bocah dan 15 perempuan, dinyatakan tewas akibat serangan udara pada tanggal 22 Agustus. Sementara itu, AS mengklaim bahwa serangan udara ke kawasan Herat , barat Afghanistan, menewaskan tujuh warga sipil dan 35 milisi Taliban.

Dari sisi lain, seorang pejabat PBB yang namanya tidak mau disebut menyaksikan gambar-gambar tragedi Aziz Abad.

Dalam gambar tersebut nampak anak-anak yang kehilangan anggota tubuh. Seorang pejabat lainnya yang namanya enggan disebut mengatakan, gambar-gambar tersebut menunjukkan puluhan jenazah anak kecil yang saling berhimpitan.

Lembaga Pelindung Hak-Hak Asasi Manusia dalam laporannya hari ini mengumumkan, jumlah warga sipil yang tewas dalam serangan militer AS ke Afghanistan meningkat tiga kali lipat antara tahun 2006 hingga 2007.

Sebagaimana diketahui, 26 Agustus lalu, 90 warga Afghanistan tewas akibat serangan udara brutal pasukan koalisi pimpinan AS. Tapi Amerika hanya mengakui 25 orang. Seolah nyawa tak ada harganya

Sebuah tim dari Perserikatan Bangsa Bangsa menyatakan, telah menemukan bukti-bukti yang meyakinkan bahwa 90 orang warga afghanistan tewas akibat serangan udara pimpinan Amerika di Herat Jumat lalu.

Serangan Amerika terhadap penduduk dusun di provinsi Herat, Afganistan barat itu diantaranya menewaskan 90 orang, 60 diantaranya adakah anak-anak. [irb/hid/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Australia Darurat Banjir 18.000 Orang Dievakuasi

Australia Darurat Banjir 18.000 Orang Dievakuasi

Penerapan Hukum Islam dipersoalkan, Ini Jawaban untuk Peragu Syariat

Penerapan Hukum Islam dipersoalkan, Ini Jawaban untuk Peragu Syariat

Misionaris Billy Graham Jaring Pengikut via Internet

Misionaris Billy Graham Jaring Pengikut via Internet

Semua Remaja Amerika Dibebaskan Beli Pil KB

Semua Remaja Amerika Dibebaskan Beli Pil KB

Haji Selesai Ka’bah Dicuci

Haji Selesai Ka’bah Dicuci

Baca Juga

Berita Lainnya