Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Sayap Sipil Palestina Tuntut Hamas-Fatah Berdamai

Bagikan:

ImageHidayatullah.com–Dua sayap kekuatan sipil Palestina, yaitu kelompok Jihad Islam dan Front Pembebasan Palestina menuntut konflik yang berkecamuk antara Hamas dan Fatah secepatnya diakhiri.

Seperti dilansir Kantor Berita DPA yang berpusat di Gaza, statemen bersama yang dirilis Jihad Islam dan Front Pembebasan Palestina menyatakan kekhawatiran mereka terkait berlanjutnya penangkapan anggota Hamas dan Fatah di wilayah Palestina dan menuntut pembebasan mereka secepatnya.

Menurut kedua kelompok tersebut, konflik tersebut hanya bisa diselesaikan melalui dialog nasional. Menyusul insiden berdarah terbaru di Gaza yang menewaskan sedikitnya lima anggota Hamas, bentrokan sengit antara Hamas dan Fatah berkobar di Gaza. Akibatnya sepuluh aktifis kedua pihak tewas dan puluhan lainnya ditangkap.

Di sisi lain, kelompok Palestina menuntut penghentian perundingan damai dengan Israel mengingat hingga kini perundingan tersebut tidak membawa kemajuan apapun. Ghazi Hamad, aktivis Hamas kemarin kepada Televisi Al-Alam mengatakan, perundingan antara pemimpin pemerintah Otorita Palestina, Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Israel, Ehud Olmert terbukti gagal.

Hamad menambahkan, fakta yang ada membuktikan bahwa meski perundingan damai terus digelar, namun rezim ini tetap melanjutkan aksi brutalnya dan membangun tembok pemisah. [irb/atj/www.hidayatullah.com]

Foto: Seorang wanita Palestina berdemo menentang konflik Hamas dan Fatah/corbis 

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Ahmad Sadzali

Bagikan:

Berita Terkait

AS Ingin Masukkan Venezuela dalam Daftar Penyokong Terorisme

AS Ingin Masukkan Venezuela dalam Daftar Penyokong Terorisme

Kenya Sewa Pengacara Top Inggris untuk Lawan Korupsi

Kenya Sewa Pengacara Top Inggris untuk Lawan Korupsi

Thomson Reuters Foundation Tutup Situs Berita Aswat Masriya

Thomson Reuters Foundation Tutup Situs Berita Aswat Masriya

Biaya Perang AS di Afghanistan Melebihi di Iraq

Biaya Perang AS di Afghanistan Melebihi di Iraq

Al-Qaeda Mali Lepaskan Warga Swedia yang Ditawan Sejak 2011

Al-Qaeda Mali Lepaskan Warga Swedia yang Ditawan Sejak 2011

Baca Juga

Berita Lainnya