Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pasca Pembatalan Perjanjian, Baku Tembak Pecah di Mindanao

Bagikan:

ImageHidayatullah.com–Setelah Mahkamah Tinggi melakukan pembekuan atas kesepakatan antara pihak pemerintah Filipina dan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), yang membolehkan umat Islam Mindanao memiliki pemerintahan otonom mencakup semua wilayah Mindanao Selatan.

Pihak militer mengatakan bahwa para pejuang Islam Moro melakukan penyerangan terhadap posisi mereka dengan mortar.

Sumber itu menyebutkan bahwa para pejuang Moro melakukan serangan gencar terhadap pihak militer yang berpusat di Midsayap, yang berada di propinsi Cotabato Utara.

Gulinto Ando dari militer mengatakan,”MILF menembakkan sekitar 10 mortar ke posisi militer, dan kami membalas ke posisi mereka akan tetapi belum ada korban jiwa”.

Sebagaimana diketahui, rencananya, pemerintah Filipina dan Front Pembebasan Islam Moro (MILF) akan menandatangani perjanjian tersebut, Selasa (5/8) hari ini di Malaysia.

Akan tetapi, rencana itu menimbulkan protes dan desakan dari kelompok politisi Katolik. Sehingga Mahkamah Agung Filipina, hari Senin (4/8), membatalkan penandatanganan perjanjian tersebut. [alam/tho/www.hidayatullah.com]

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Ahmad Sadzali

Bagikan:

Berita Terkait

11 Mayat Korban Pesawat Rusia Ditemuka,  Bashar Bersedih

11 Mayat Korban Pesawat Rusia Ditemuka, Bashar Bersedih

Pemakanan Pemuda Mesir Berubah Jadi Perayaan

Pemakanan Pemuda Mesir Berubah Jadi Perayaan

Google Mengambil Alih Domain YouTubeIslam.Com

Google Mengambil Alih Domain YouTubeIslam.Com

Generasi Baru Suriah Lahir di Turki

Generasi Baru Suriah Lahir di Turki

Empat Belas Marinir AS Tewas Akibat Bom di Bagdad

Empat Belas Marinir AS Tewas Akibat Bom di Bagdad

Baca Juga

Berita Lainnya