Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Status Presiden Seumur Hidup di Tunisia Mulai Digugat

Bagikan:

ImageHidayatullah.com–Puluhan orang yang tergabung dalam Gerakan 18 Oktober Tunisia (Harakah 18 Uktubar al-Tunisiyah) cabang Benzaret dan beberapa aktivis HAM Tunisia menggelar unjuk rasa di depan kantor Provinsi Benzaret, di pesisir utara Tunisia, pada Sabtu (26/7).

Sebagaimana dilansir harian Aafaq yang terbit di Washington, unjuk rasa tersebut digelar untuk menggugat status Presiden Ben Ali sebagai presiden Tunisia seumur hidup.

Unjuk rasa itu uga menuntut pemerintah Tunisia untuk memberikan penghormatan kepada para pejuangnya yang gugur ketika Tunisia diserang Israel pada dekade 70-an akibat dijadikan markas PLO Palestina.

Pemerintah Tunisia menanggapi unjuk rasa tersebut secara represif. Beberapa aktivis ditangkap dan dipenjara. Mereka adalah Khaled Bogomaa, Fawzi Shadaqawi, dan Ali Nafati. [afaq/atj/www.hidayatullah.com]

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Ahmad Sadzali

Bagikan:

Berita Terkait

Badai di Polandia Tewaskan 6 Orang, Tumbangkan Puluhan Ribu Pohon

Badai di Polandia Tewaskan 6 Orang, Tumbangkan Puluhan Ribu Pohon

Seorang Muadzin di Masjid London Alami Penikaman Saat Kumandangan Adzan

Seorang Muadzin di Masjid London Alami Penikaman Saat Kumandangan Adzan

Tokoh Khmer Merah Ieng Sary Meninggal

Tokoh Khmer Merah Ieng Sary Meninggal

Rusia Akui Kematian Covid-19 Sesungguhnya 3 Kali Lebih Banyak dari Laporan Resmi

Rusia Akui Kematian Covid-19 Sesungguhnya 3 Kali Lebih Banyak dari Laporan Resmi

Salah Tangkap Tersangka Pembajakan Pesawat TWA Dilepas

Salah Tangkap Tersangka Pembajakan Pesawat TWA Dilepas

Baca Juga

Berita Lainnya