Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Kalah dengan Kaum “Lesbi”

Bagikan:

 Hidayatullah.com– Pengadilan Athena memutuskan tuntutan penduduk Lesbos, Yunani tidak berdasar, dengan mengatakan kata tersebut tidak mengacu kepada jati diri penduduk pulau. Sebelumnya, penduduk memandang penggunaan istilah yang mengacu kepada wanita homoseksual tersebut merendahkan jati diri mereka.

Warga Yunani seringkali menyebut pulau tersebut sebagai Mytilene, nama ibukotanya.

"Ini bukanlah keputusan yang tepat bagi seluruh lesbian," kata Vassilis Chirdaris, pengacara Serikat Gay dan Lesbian Yunani kepada kantor berita Reuters.

Nama pulau tersebut mengacu kepada wanita homoseksual dalam kaitannya dengan penyair wanita Sappho, yang menulis puisi cinta wanita dan pria pada tahun 600 sebelum Masehi.

Tokoh pendukung kasus ini, penerbit Dimitris Lambrou, mengatakan penggunaan kata ini dalam kaitannya tentang kelompok seks dunia, melanggar hak asasi penduduk pulau, yang mengacu kepada diri mereka sendiri sebagai Lesbian, dan membuat mereka menjadi bahan ejekan dunia.

Dia mengatakan hal ini membuat timbulnya masalah dalam kehidupan sehari hari penduduk Lesbos.

Tetapi pengadilan tidak sependapat. Tiga warga diperintahkan untuk membayar biaya pengadilan sebesar 366 dolar Amerika. Mereka masih dapat mengajukan banding.

Bulan Juni lalu, perwakilan penduduk pulau itu menggugat ke pengadilan guna mengembalikan penyebutan istilah "lesbian". Di peta dunia, Lesbos berada di sisi timur Yunani.  Pulau ini merupakan pulau terbesar ketiga di Yunani dengan luas sekitar 1.630 kilometer persegi.

Yang menarik, selama bertahun-tahun penduduk pulau ini mengaku sangat tertekan dengan penggunaan istilah “lesbian” yang selama ini sering dinisbatkan kepada para penganut kelainan orientasi seksual sejenis untuk kaum perempuan. [bbc/www.hidayatullah.com]

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Ahmad Sadzali

Bagikan:

Berita Terkait

Normal Baru: Semua Pekerja Bisnis Makanan di Korsel Wajib Pakai Masker

Normal Baru: Semua Pekerja Bisnis Makanan di Korsel Wajib Pakai Masker

Strasbourg Bangun Makam Umum Khusus Muslim

Strasbourg Bangun Makam Umum Khusus Muslim

Hotel Ishraq Al Madinah Terbakar, 15 Jamaah Umroh Meninggal Dunia

Hotel Ishraq Al Madinah Terbakar, 15 Jamaah Umroh Meninggal Dunia

Tidak Setuju Larangan Shalat Berjamaah, Gubernur Khartoum Dipecat

Tidak Setuju Larangan Shalat Berjamaah, Gubernur Khartoum Dipecat

Uskup Inggris: Pemerintah Pro-Homo Seperti Diktator

Uskup Inggris: Pemerintah Pro-Homo Seperti Diktator

Baca Juga

Berita Lainnya