Sabtu, 29 Januari 2022 / 25 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Turki dan Iraq Bentuk Komisi Kerjasama Strategis

Bagikan:

Hidayatullah.com–Turki dan Iraq menjajaki kerjasama antar negara pada tahap yang lebih jauh. Kamis (10/7) kemarin, PM Turki Recep Tayep Erdogan melawat ke Baghdad dan disambut dengan hangat oleh PM Iraq Nouri Al-Maliki.

Seperti dilansir Aljazeera, pertemuan tersebut membuahkan kesepakatan dibentuknya komisi kerjasama strategis antar kedua negara. Komisi tersebut meliputi beberapa kementrian dari masing-masing kedua negara, yaitu Keamanan, Luar Negeri, Energi, Perdagangan, Investasi, dan Perairan. Komisi ini direncanakan untuk mengadakan pertemuan rutin tiga kali setahun.

Dalam kesempatan yang sama, PM Erdogan menyatakan antusiasisme dan usaha negaranya untuk terus menjaga dan menciptakan suhu politik yang kondusif di sekitar kawasan. Turki juga menyatakan kesiapannya untuk membantu memperbaiki Iraq yang mengalami krisis akibat invasi Amerika 2003 tahun lalu.

sementara itu, dalam jumpa pers yang digelar seusai pertemuan itu, PM Al-Maliki menyatakan, bahwa saat ini adalah waktu yang sangat tepat untuk meningkatkan kerjasama antar kedua Iraq dan Turki.

PM Al-Maliki juga mengatakan, bahwa Iraq dan turki akan bekerjasama untuk menciptakan keamanan kawasan dan membersihkannya dari pelbagai unsur terorisme.

Kunjungan PM Turki tersebut dicatat sebagai kunjungan mitra strategis Iraq yang terbilang penting, setelah bulan Maret lalu Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad juga mengunjungi Iraq dan menghasilkan beberapa kesepakatan. [jzr/atj/www.hidayatullah.com]

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Syeikh Al-Qaradhawi: Palestina Merupakan Perkara Umat Islam

Syeikh Al-Qaradhawi: Palestina Merupakan Perkara Umat Islam

Pemerintah Assad Beli Generator dari Iran untuk Pasokan Listrik Suriah

Pemerintah Assad Beli Generator dari Iran untuk Pasokan Listrik Suriah

Warga Sarajevo: Atif Dudakovic Pahlawan Bosnia, Bukan Penjahat Perang

Warga Sarajevo: Atif Dudakovic Pahlawan Bosnia, Bukan Penjahat Perang

Menyebut Terjadi Korupsi, USAID Hentikan 14 Penyalur Bantuan untuk Suriah dari Turki

Menyebut Terjadi Korupsi, USAID Hentikan 14 Penyalur Bantuan untuk Suriah dari Turki

Politisi Sayap Kanan Prancis, Le Pen, Menyerukan Larangan Hijab Secara Nasional

Politisi Sayap Kanan Prancis, Le Pen, Menyerukan Larangan Hijab Secara Nasional

Baca Juga

Berita Lainnya