Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Anwar Berlindung di Kedubes Turki

Bagikan:

Hidayatullah.com–Anwar pernah dituduh sodomi, meski akhirnya dinyatakan bebas

Tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim berlindung di Kedutaan Turki di Kuala Lumpur setelah salah seorang pembantunya mengadukan Anwar ke polisi dengan tuduhan melakukan sodomi.

Para pejabat partainya, PKR, mengatakan, Anwar pergi ke kedutaan Turki demi keselamatannya sendiri setelah menerima ancaman pembunuhan dari orang tak dikenal.

"Ini semua untuk mengantisipasi keadaan, karena saya sekarang sudah dapat terjun lagi ke pemilihan umum," kata Anwar.

Anwar Ibrahim menolak tegas tuduhan baru tersebut dan menyebutnya sebagai rekayasa semata untuk mendiskreditkan dirinya.

"Dulu, dalam kasus 1998, 1999, bukti saya juga direkayasa, sekarang itu kembali dilakukan," katanya.

Seorang penyidik polisi, Bakri Zinin menjelaskan tentang tuduhan itu dalam jumpa pers di Kuala Lumpur.

Perdana Menteri Abdullah Badawi membantah pemerintah berada di balik tuduhan itu.

Istri Anwar, Wan Azizah mengatakan Anwar Ibrahim kembali menjadi korban politik.

Anwar Ibrahim dicopot dari jabatan wakil perdana menteri tahun 1998, dan mendekam dipenjara selama enam tahun atas dakwaan sodomi dan korupsi meski dakwaan sodomi (liwath) tersebut akhirnya dibatalkan oleh mahkamah agung.

Rekayasa semata

Tuduhan terbaru terhadap politisi oposisi ini bersumber dari seorang staff yang bekerja dengan dia sejak awal tahun.

Kubu Anwar menolak tuduhan terbaru terhadap tokoh mereka. Mereka menegaskan tuduhan itu merupakan rekayasa semata.

Karena khawatir akan keamanan, Anwar Ibrahim saat ini berlindung di Kedutaan Besar Turki di Kuala Lumpur, kata Badrul Hisham Shaharin, salah seorang anggota Majelis Tertinggi Partai Keadilan Rakyat yang secara de-facto dipimpin oleh Anwar Ibrahim.

Menurut Partai Keadilan Rakyat, Anwar Ibrahim berlindung di Kedutaan Turki atas tawaran pemerintah Turki, karena Anwar Ibrahim menjadi salah seorang penasihat ekonomi negara itu.

Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Badawi menegaskan pemerintahnya tidak berada di balik tuduhan baru yang dihadapi oleh Anwar Ibrahim tersebut.

Tidak ada konspirasi "untuk menyulitkan [Anwar] atau menggangu dia atau mengangkat isu untuk menyulitkan dia," katanya.

Abdul Azim Zabidi, Bendahara Umno, yaitu partai politik yang memotori koalisi Barisan Nasional yang berkuasa di Malaysia, menjelaskan reaksinya atas tudingan kubu Anwar bahwa tuduhan ini merupakan konspirasi politik.

Dalam pemilihan umum bulan Maret, Anwar memimpin aliansi oposisi meraih dukungan suara yang sangat berarti. [bbc/www.hidayatullah.com]

 

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Ehud Olmert Divonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Suap

Ehud Olmert Divonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Suap

Khawarij Mauritania Bakar Kitab Madzhab Maliki

Khawarij Mauritania Bakar Kitab Madzhab Maliki

Tariq Ramadan Ditahan di Paris

Tariq Ramadan Ditahan di Paris

Mulai Hari Selasa Semua Masjid di Iran Dibuka Sementara

Mulai Hari Selasa Semua Masjid di Iran Dibuka Sementara

Zionis Donasikan Teknologi Medisnya kepada India

Zionis Donasikan Teknologi Medisnya kepada India

Baca Juga

Berita Lainnya