Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Mekah Alami Krisis Air

Bagikan:

 ImageHidayatullah.com—Krisis air minum di Jeddah di musim panas ini telah memperumit situasi. Diantaranya ikut merusakkan pipa saluran utama air minum di Jalan Pangeran Majed dan di berbagai daerah. Demikian pernyataan pihak Kementerian Air dan Listrik Saudi baru-baru ini.

Krisis air yang telah memasuki hampir seminggu di Saudi ini menyebabkan banyak orang mendapat perlakukan khusus dan antri. Air hanya diutamakan untuk warga Saudi.

Seperti halnya di Indonesia antri mintak tanah, warga Saudi terpaksa harus berjaga dan harus menunggu hampir 11 jam untuk mendapatkan kapal tangki air.

Sejumlah keluarga di Mekah mengeluhkan masalah ini Menurut harian Ukaz edisi Kamis, 12 Juni hari ini, warga kota itu harusmembeli sepetiga lebih mahal dibanding harga sebelumnya untuk satu truk tangki air.

Harga air satu truk tangki kini mencapai 160 Riyal dibanding beberapa hari sebelumnya yang masih berkisar 120 Riyal. Tak hanya itu, kekesalan ibu-ibu rumah tangga di Mekah juga terkait dengan lamanya mereka menunggu.

"Kami menunggu sampai tiga jam," kata seorang ibu yang dikutip harian Ukaz. Seorang pengemudi truk tangki asal Pakistan mengaku juga antrean panjang untuk mengambil air bersih untuk dijual. Menurutnya, hal ini semata-mata karena krisis ketersediaan air di wilayah Kerajaan Arab Saudi.

“Aku datang jam 3 pagi. Untuk membeli suatu karcis untuk suatu kapal tangki air dan baru mendapatkannya sampai jam 2 sore. Saat tiba di kasir,  aku diberitahu bahwa air hanya dijual untuk warga Saudi,” ujar Ikramuddin, seorang pekerja asal Bangladesh di suatu perusahaan swasta.  [ifh/arbn/cha/www.hidayatullah.com]

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Ahmad Sadzali

Bagikan:

Berita Terkait

Pemimpin Al-Shabab Muncul ke Publik Buktikan Klaim Tewas Tidak Benar

Pemimpin Al-Shabab Muncul ke Publik Buktikan Klaim Tewas Tidak Benar

Obama: Teror di Mana pun Berada Kami Buru

Obama: Teror di Mana pun Berada Kami Buru

Maju ke PBB, Palestina Dihukum AS USD200 Juta

Maju ke PBB, Palestina Dihukum AS USD200 Juta

Presiden Sri Lanka Menolak Wanita Diperbolehkan Membeli Minuman Beralkohol

Presiden Sri Lanka Menolak Wanita Diperbolehkan Membeli Minuman Beralkohol

Bom Meledak Dekat KBRI Paris

Bom Meledak Dekat KBRI Paris

Baca Juga

Berita Lainnya