Sabtu, 4 Desember 2021 / 28 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Konferensi Mekah Usulkan Bentuk Pusat Dialog Antar-Peradaban

Bagikan:

ImageHidayatullah.com–Sidang terakhir Konferensi Islam Internasional untuk Dialog (al-Mu’tamar al-Islami al-Alami lil-Hiwar), yang diselenggarakan di Mekah selama tiga hari (4-6/6) kemarin, meneguhkan pentingnya dialog antar-madzhab, antar-agama, dan antar-peradaban, sebagai bentuk investasi Islam bagi kedamaian umat manusia.

Para peserta konferensi meyakini, bahwa dialog dapat menjadi solusi utama atas pelbagai krisis yang menerpa umat Islam dan umat manusia di seluruh penjuru dunia selama ini. Dialog adalah konsep yang dikukuhkan oleh kitab suci Al-Qur’an dan disunnahkan oleh para Nabi.

Dialog dapat menjadi jembatan untuk proses saling mengenal dan memahami (ta’aruf) antar pelbagai pihak, sehingga dari proses itu timbul simpati dan empati (ta’aluf), saling tolong menolong (ta’awun), dan saling mengingatkan dalam kebenaran (tawashau bil haq). Inilah sejatinya (salah satu) pokok utama ajaran Islam sebagai agama penebar kedamaian dan rahmat untuk semesta alam.

Keputusan konfrensi yang dihadiri oleh sekitar 500 ulama dan cendikiawan Muslim dari seluruh penjuru dunia ini, sekaligus menegaskan citra dan posisi Islam di mata dunia internasional, bahwa Islam adalah agama damai dan terbuka, tidak seperti yang selama ini dipersepsikan oleh sebagian kalangan sebagai agama kekerasan, teror, dan anti-dialog.

Konferensi yang diprakarsai oleh Liga Dunia Islam (Rabithah al-’Alam al-Islami) itu juga merekomendasikan didirikannya pusat dialog antar-peradaban (markaz li tasawshul bayna al-hadharat) sebagai media untuk saling mengenal dan mempererat hubungan antar peradaban-peradaban dunia, utamanya antara tiga agama samawi, Yahudi, Kristen, dan Islam.

Raja Saudi Arabia, Abdullah bin Abdul Aziz menyambut baik dan mendukung butir-butir kesepakatan konferensi. Raja Abdullah berencana akan segera mendirikan Pusat Internasional Raja Abdullah untuk Dialog Antar-Peradaban (Markaz al-Malik Abdullah al-Duali li al-Tawashul bayna al-Hadharat). [aljazeera/atj/www.hidayatullah.com]

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Ahmad Sadzali

Bagikan:

Berita Terkait

Korban AS di Iraq Melebihi Perang Vietnam

Korban AS di Iraq Melebihi Perang Vietnam

Hari Toilet Sedunia: Menteri Partai Bharatiya Janata Pipis di  Tempat Terbuka

Hari Toilet Sedunia: Menteri Partai Bharatiya Janata Pipis di Tempat Terbuka

AS Mengharapkan Qatar untuk Menjadi Sekutu Utama Non-NATO

AS Mengharapkan Qatar untuk Menjadi Sekutu Utama Non-NATO

Israel Desak AS Musuhi Iran dan Suriah

Israel Desak AS Musuhi Iran dan Suriah

Intelektual Arab Ajak Boikot Rusia dan China

Intelektual Arab Ajak Boikot Rusia dan China

Baca Juga

Berita Lainnya