Selasa, 16 Februari 2021 / 4 Rajab 1442 H

Internasional

Umat Islam India Protes “Mesin Kondom”

Bagikan:

  Selasa, 13 Desember 2005

Hidayatullah.com–Penempatan sejumlah mesin penjual kondom tersebut dianggap kalangan Muslim India justru akan memasarkan seks bebas. Karena itu, kelompok Islam mengancam akan terus mengadakan unjukrasa lebih besar

“Kita mesti menentang AIDS tetapi meletakkan mesin ini di tempat umum hanya akan mempromosikan seks di luar nikah di kalangan generasi muda.

“Dalam kampanye AIDS, pemerintah Malaysia mempromosikan seks terlarang yang akan membawa kepada budaya membenarkan yang mungkin memusnahkan usaha anti-Aids itu sendiri,” kata M H Jawahirullah, Ketua pergerakan Islam terbesar Tamil Nadu, Muslim Munnetra Kazhagam (Partai Progresif Muslim).

Sayap wanita gerakan Jamaat Islami juga sempat mengadakan unjukrasa di Chennai, ibu negeri Tamil Nadu, juga menentang rencana penempatan mesin tersebut semalam.

“Budaya kondom yang dipromosikan pemerintah tidak dapat berbuat apa-apa untuk menentang AIDS. Malah, kondom menjatuhkan status wanita dan memusnahkan generasi muda,” kata Fatheema Jalal.

India mempunyai lebih lima juta penghidap HIV/Aids,  kedua terbesar di belakang Afrika Selatan. Namun cara memerangi penularan penyakit itu justru banyak ditentang golongan konservatif.

Seorang aktris Tamil pernah dilempat tomat dan telur busuk serta dihadapkan ke mahkamah di Tamil Nadu karena dianggap berusaha menggalakkan wanita melakukan hubungan seks sebelum nikah. (Reuters/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Ahmad Sadzali

Bagikan:

Berita Terkait

Jutaan Roti Disedekahkan Selama Ramadhan

Jutaan Roti Disedekahkan Selama Ramadhan

Dai Al Ikhwan Mesir: Liberal Sekularis Kafir

Dai Al Ikhwan Mesir: Liberal Sekularis Kafir

Wanita Suriah Dosen Universitas Dammam Tinggalkan Kampus untuk Bergabung dengan ISIS/ISIL

Wanita Suriah Dosen Universitas Dammam Tinggalkan Kampus untuk Bergabung dengan ISIS/ISIL

Semua Mobil Baru yang Dijual di Eropa akan Dilengkapi Pembatas Kecepatan

Semua Mobil Baru yang Dijual di Eropa akan Dilengkapi Pembatas Kecepatan

Di Swedia Wanita dan Orang Bernama Asing Bergaji Lebih Rendah

Di Swedia Wanita dan Orang Bernama Asing Bergaji Lebih Rendah

Baca Juga

Berita Lainnya