Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Ikhwan Raih 28 Kursi di Parlemen Mesir

Bagikan:

Senin, 28 November 2005

Hidayatullah.com—Jurubicara Al Ikhwan al-Muslimun menyatakan mereka meraih 28 kursi lagi dalam pemilihan parlemen, kata seorang jurubicara melanjutkan kemenangan spektakuler mereka kendatipun adanya aksi kekerasan dan intimidasi terhadap pemilih.

Issam al Aryan  mengatakan hasil tidak resmi itu dihimpun dari masing-masing tempat pemungutan suara  menyusul tahap kedua pemungutan suara Sabtu yang memberikan gerakan itu 28 kursi lagi setelah sebelumnya meraih 13 kursi dalam babak pertama.

Dalam tahap pertama  pemilihan, gerakan yang secara resmi dilarang itu telah mengantongi  34 kursi.

Jika benar, perolehan terakhir akan membawa gerakan itu memperoleh 75 dari 454 kursi  di parlemen setelah dua bulan  pemilihan tiga tahap, yang menjadikan gerakan Islam itu merupakan satu-satunya kekuatan posisi yang kuat di negara tersebut.

Menariknya, sehari sebelumnya, Kepolisian Kairo sudah menciduk setidaknya 50 anggota gerakan Islam terbesar Mesir itu. Penangkapan dilakukan menjelang pemilihan Parlemen.

Sebagaimana dijelaskan polisi dan pejabat kelompok tersebut kemarin, penahanan dilakukan di lima propinsi. Seorang pejabat senior Ikhwan, Ali Abdel Fattah menjelaskan, anggotanya yang ditahan berperan aktif dalam kampanye pemilihan kelompok ilegal tersebut.

“Polisi kembali ke kebiasaan lama mereka mengejar Ikhwan,” jelas Fattah. Koordinator media Al Ikhwan al-Muslimun, Abdel Moneim Mohhamed mengkonfirmasikan penangkapan ini yang berlangsung di tiga propinsi Delta Nil, 15 di kota pelabuhan Alexandria, empat di selatan propinsi Qena dan satu di Fayoum sebuah kota di selatan Kairo.

Menurut Kemendagri, polisi meringkus 19 anggota Ikhwan 15 di Alexandria dan 14 di Qena. Tahanan, dijelaskan Kemendagri, berencana mengerahkan “para penjahat” ke TPS-TPS untuk menghambat pemilihan. (ant/afp/sib/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Pemilik Kedai Turki Demo Larangan Merokok

Pemilik Kedai Turki Demo Larangan Merokok

Parlemen Pakistan Kutuk Penggerebekan Rumah Bin Ladin oleh AS

Parlemen Pakistan Kutuk Penggerebekan Rumah Bin Ladin oleh AS

434 dari 577 Anggota Parlemen Perancis Loloskan Pokok RUU Anticadar

434 dari 577 Anggota Parlemen Perancis Loloskan Pokok RUU Anticadar

Palestina: Israel Pilih Tolak Perdamaian

Palestina: Israel Pilih Tolak Perdamaian

Takut Diringkus, Ehud Barak Batal ke Perancis

Takut Diringkus, Ehud Barak Batal ke Perancis

Baca Juga

Berita Lainnya