Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Bush Tolak Komentar yang Dilontarkan Anggota Partai Oposisi Demokrat

Bagikan:

Jum’at, 18 November 2005      

   
Hidayatullah.com–Presiden Bush menolak komentar oleh para anggota partai oposisi Demokrat yang menuduh pemerintahannya dengan sengaja menyesatkan rakyat AS berdasarkan intelijen yang mengakibatkan dilancarkannya perang di Iraq. Di Gyongju, Korea Selatan, hari ini, Bush menyebut partai Demokrat bersikap tidak bertanggungjawab dengan menyatakan bahwa dia sengaja mengelabui Kongres dan rakyat Amerika.

 Katanya pihak Demokrat juga melihat intelijen yang sama dan banyak di kalangan mereka juga mendukung keputusannya untuk berperang. Kemarin, Wakil Presiden Cheney menyebut tuduhan partai Demokrat itu "patut dicela," seraya menambahkan kecaman tsb merongrong pasukan AS.

Presiden mengajukan kasusnya mengenai perang Iraq dengan alasan Saddam Hussein membuat senjata pemusnah masal, yang dapat digunakan untuk menyerang AS dan sekutunya.

Sampai saat ini, tidak sepucukpun senjata semacam itu  ditemukan. Dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah pidato Cheney itu, pemimpin golongan Demokrat dalam Senat, Harry Reid, menuduh pemerintahan Bush bermain politik dengan perang di Irak. 

Ia menyerukan kepada Gedung Putih agar jangan “mendamprat” para pengeritiknya, dan sebaiknya memberi kepada pasukan Amerika strategi untuk berhasil di Iraq. (voa/cha)

 

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Mantan Diktator Tunisia Divonis 35 Tahun

Mantan Diktator Tunisia Divonis 35 Tahun

Kelompok HAM Gugat Keharusan Mengenakan Masker di Prancis

Kelompok HAM Gugat Keharusan Mengenakan Masker di Prancis

Gereja Maronit Minta Bantuan Qatar Soal Uskupnya di Suriah

Gereja Maronit Minta Bantuan Qatar Soal Uskupnya di Suriah

Pakar Heran Media Mesir Dukung Militer Gunakan Kekerasan

Pakar Heran Media Mesir Dukung Militer Gunakan Kekerasan

Ekstrim Zionis Tuntut Militer Israel Serang Masjid Al-Aqsha

Ekstrim Zionis Tuntut Militer Israel Serang Masjid Al-Aqsha

Baca Juga

Berita Lainnya