Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Komisi Eropa Dukung Turki Larang Jilbab

Bagikan:

 

Rabu, 16 November 2005

Hidayatullah.com–Pengadilan tersebut yang bersidang di kota Perancis, Strasboug, menolak banding yang diajukan oleh seorang perempuan Turki yang mengatakan bahwa larangan dari negara tersebut bertentangan dengan haknya untuk mendapatkan pendidikan, dan merupakan tindakan diskriminasi.

Leyla Sahin mengajukan kasus ini di tahun di tahun 1998 setelah dikeluarkan dari ruang kuliah di Universitas Istanbul.

Namun para hakim mengatakan larangan itu sah guna mempertahankan ketertiban, dan menghindarkan kemungkinan memberi perlakuan berbeda terhadap agama.

Meskipun mayoritas berpenduduk Islam, Turki adalah negara sekular dan penggunaan jilbab dilarang di seluruh universitas dan gedung-gedung pemerintah.

Menurut BBC, keputusan ini akan memiliki dampak luas di sana, karena lebih dari 1000 wanita lainnya sudah mengajukan gugatan serupa. (bbc/cha)
 
 

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Hukuman Pelecehan Seksual di Beberapa Negara

Hukuman Pelecehan Seksual di Beberapa Negara

Mahasiswi Saudi Beri Kehangatan di Musim Dingin

Mahasiswi Saudi Beri Kehangatan di Musim Dingin

Uskup Irlandia Kritik Legalisasi Aborsi

Uskup Irlandia Kritik Legalisasi Aborsi

Pendeta Dublin: Jangan Pakai Kata Christmas, Sudah Dibajak Santa

Pendeta Dublin: Jangan Pakai Kata Christmas, Sudah Dibajak Santa

Tentara ‘Israel’ Meminta Wikipedia  untuk Melabeli Hizbullah sebagai ‘Organisasi Teroris’

Tentara ‘Israel’ Meminta Wikipedia untuk Melabeli Hizbullah sebagai ‘Organisasi Teroris’

Baca Juga

Berita Lainnya