Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Rakyat Libya anggap Bush Pendukung Kejahatan

Bagikan:

Rabu, 19 Oktober 2005

Hidayatullah.com–Ratusan warga Libya berunjuk rasa di depan Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kota Tripoli, Libya, Selasa (19/10). Demonstran mengutuk langkah Presiden Amerika Serikat George Walker Bush yang meminta pembebasan lima perawat Bulgaria dari hukuman mati. Padahal, mereka telah menginfeksi 400 anak Libya dengan virus AIDS.

Unjuk rasa berlangsung di bawah penjagaan ketat. Pengunjuk rasa yang sebagian besar siswa sekolah dan kerabat para korban meneriakkan slogan-slogan yang menyebut Bush pendukung kejahatan. Aksi yang digelar Liga Anak yang Terinfeksi AIDS ini juga mendesak agar hukuman mati terhadap lima perawat itu segera dilaksanakan.

Tuntutan pembebasan datang satu hari setelah Bush bertemu dengan Presiden Bulgaria Petar Stoyanov. Usai pertemuan, Bush yakin kalau para perawat itu tak bersalah. Lima perawat Bulgaria itu dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Libya, medio Mei 2004. Mereka terbukti memberikan darah yang terinfeksi virus HIV kepada 400 anak Libya sebagai bagian dari eksperimen buat menemukan obat AIDS.(ich/lp6/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

ISIS Semakin Kuat, Kata Abu Bakar Al-Baghdadi

ISIS Semakin Kuat, Kata Abu Bakar Al-Baghdadi

Ditekan Zionis dan Kristen, Twitter Tutup Akun Brigade al Qassam

Ditekan Zionis dan Kristen, Twitter Tutup Akun Brigade al Qassam

Dua Masjid Suci Sudah Siap Sambut Ramadhan

Dua Masjid Suci Sudah Siap Sambut Ramadhan

Bunuh Saudaranya Anggota Al-Qaida, Seorang Kolonel Yaman Dibunuh Keponakannya

Bunuh Saudaranya Anggota Al-Qaida, Seorang Kolonel Yaman Dibunuh Keponakannya

Mendagri Mesir Sesalkan Penelanjangan dan Pemukulan atas Demonstran

Mendagri Mesir Sesalkan Penelanjangan dan Pemukulan atas Demonstran

Baca Juga

Berita Lainnya