Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Fulla Kalahkan Boneka Barbie

Bagikan:

Rabu, 28 September 2005

Hidayatullah.com–"Jika anda mengajak Fulla ke luar rumah, jangan lupa baju abayanya.“ Kutipan itu diambil dari sebuah iklan komersil Fulla. Siapakah Fulla? Dia adalah salah satu produk boneka canti berbalut pakaian islami yang hari-hari ini begitu digandrungi masyarakat di Timur-Tengah dan dunia Arab.
 
Fulla bukanlah boneka pertama yang beridentitas “Muslim”. Sebelumnya, ada boneka bikinan negara Maroko bernama Leila, Juga ada Razzane dari Inggris. Namun Fulla,  kini memimpin pasar boneka “Muslim” di seluruh dunia Arab.
 
Menurut Fawaz Abidin, manajer produk untuk NewBoy Studio Disain di Suriah yang memproduksi boneka itu, boneka Fulla tidak sekedar ingin menggeser nama Barbie yang lebih kental Barat dan Amerika. Tetapi lebih dari itu.

"Ini bukan sekedar meletakkan jilbab pada boneka Barbie. Anda harus menciptakan suatu karakter, di mana orang tua dan anak-anak dapat berhubungan dan senang padanya. Dia jujur, penuh kasih, dan peduli, “ujarnya.

Fulla diperkenalkan pada bulan November 2003 dan secara cepat menjadi best-seller di mana-mana, di kawasan Timur Tengah.
 
Karena itu, amat mustahil jika anda berkunjung ke sudut-sudut kota di Suriah, Mesir, Jordan atau Kuwait tanpa tanpa bertemu Fulla.

Kabarnya, gadis-gadis remaja dan anak-anak di sana sedang keranjingan Fulla. Boneka saingan Barbie ini juga merajai iklan di berbagai media secara terus-menerus.

Di Damaskus, sebuah negeri di mana rata-rata per kapita pendapatan mencapai 100 dolar bulan, boneka Fulla dijual dengan harga 825 Lira.

"Tetapi Fulla memberi anak-anak perempuan suatu karakter yang lebih Islami, ujar Fatima Ghayeh. Kini, dia mengaku tak perlu bersedih dan tak lagi bermain-main dengan Barbie.

Sebelum Fulla, Barbie mendapat pesaing baru yang lebih islami bernama Razanne. Boneka cantik buatan NoorArt Inc, (perusahaan yang berbasis di Michigan, Amerika) ini ‘menggeser’ imej barbie yang selama ini tampil dengan baju-baju yang tidak berbusana muslim.

“Razanne didesain sebagai sosok gadis muslim dengan penampilan global," ucap Saadeh, penanggungjawab NoorArt Inc.

Secara fisik, Fulla dan Razzane lebih sopan dibandingkan Barbie. Razanne  dan Fulla bergaun panjang dan berjilbab. Tubuh Razanne dan Fulla juga tidak seseksi Barbie dan tak akan terlihat bagian dadanya. 

Meski tak secemerlang di pasar Timur-Tengah, Razanne telah menembus pasar Amerika Serikat, Kanada, Singapura, dan Jerman. (IHT/hid/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Syeikh Tamim: Revolusi Arab Tuntut Perubahan

Syeikh Tamim: Revolusi Arab Tuntut Perubahan

Afghanistan Sekutu Utama AS di Luar NATO

Afghanistan Sekutu Utama AS di Luar NATO

Kasus Penularan HIV di Kalangan Homoseksual Malaysia Meningkat

Kasus Penularan HIV di Kalangan Homoseksual Malaysia Meningkat

Bashar Assad Ajak  Dunia Tangani Masalah Palestina

Bashar Assad Ajak Dunia Tangani Masalah Palestina

Pakistan Tangkap Informan CIA

Pakistan Tangkap Informan CIA

Baca Juga

Berita Lainnya