Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Amerika Akan Tarik 50 Ribu Pasukan dari Iraq

Bagikan:

Rabu, 14 September  2005

Hidayatullah.com–Dalam wawancara dengan The Washington Post yang disiarkan kemarin, Talabani mengatakan, pasukan Iraq yang selama ini digembleng AS sudah mulai mampu mengatasi permasalahan di dalam negeri.

"Kami rasa AS berhak menarik kembali sejumlah pasukan mereka, dan pasukan Iraq dapat mengambil alih tugas mereka," katanya.

Untuk membahas soal itu, Talabani menyatakan telah membicarakan dengan Presiden George W. Bush dalam pertemuan tadi malam. Dia yakin, Washington bisa segera menarik sebagian pasukannya segera.

Namun, setelah pertemuan itu, penasihat keamanan Talabani menelepon koran terkemuka tersebut dan menyebut pernyataan Talabani tak bermaksud menetapkan jadwal (timetable) untuk penarikan pasukan AS. Dia menyebut, penarikan berdasar tingkat perlawanan dan kemampuan pasukan Iraq.

Selain itu, sumber The Post di kalangan militer AS menyebut, penarikan 35 persen pasukan AS dari Iraq tidak sedang didiskusikan.

Di Iraq sendiri, kondisi masih genting. Setelah pasukan AS dan Iraq menggempur sarang gerilyawan di Tal-Afar, wilayah Green Zone yang dijaga ketat diserang. Selain itu, mereka juga melakukan propaganda di internet meniru AS, yakni memberikan hadiah kepada yang bisa membunuh petinggi Iraq.

Kelompok yang menyebut diri Armada Islam Iraq, yang mengaku bertanggung jawab atas penculikan dan pembunuhan warga asing, itu menawarkan hadiah kepada siapa pun yang dapat membunuh pejabat Iraq. Mereka juga menawarkan uang USD 100.000 (sekitar Rp 1 miliar) untuk siapa pun yang dapat membunuh Perdana Menteri Iraq Ibrahim al-Jaafari. Sedangkan kepala Mendagri dan Menhan Iraq, masing-masing dihargai USD 50.000 (sekitar Rp 500 juta) dan USD 30.000 (sekitar Rp 300 juta). (ap/afp)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Hai’ah Kibar Ulama Mesir Gelar Pertemuan Perdana

Hai’ah Kibar Ulama Mesir Gelar Pertemuan Perdana

John Lewis Jualan Hijab Anak Sekolah

John Lewis Jualan Hijab Anak Sekolah

Swiss Adili Kasus Suap Miliarder Israel Beny Steinmetaz di Guinea

Swiss Adili Kasus Suap Miliarder Israel Beny Steinmetaz di Guinea

ISIS Ancam Hancurkan Piramid dan Sphinx

ISIS Ancam Hancurkan Piramid dan Sphinx

CIA Nyatakan Keterlibatan Rusia Kacaukan Pemilu AS

CIA Nyatakan Keterlibatan Rusia Kacaukan Pemilu AS

Baca Juga

Berita Lainnya