Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

Barat kenang 11 September, Al Qaidah Ancam Bom

Bagikan:

Senin, 12 September 2005
 

Hidayatullah.com–Kemarin, Amerika memperingati empat tahun pengeboman gedung WTC. Sementara itu, di tempat terpisah, sebuah kelompok mengaku-aku Al-Qaidah mengancam akan meledakkan Australia dan AS.

Upacara peringatan dimulai pukul delapan 46 menit waktu setempat  atau pukul 19.46 waktu Indonesia Barat dengan membunyikan lonceng untuk menandai pesawat pertama yang menghantam gedung tersebut.

Di New Orleans, polisi New York yang sedang membantu para korban Topan Katrina mengadakan upacara terpisah.

Dalam peringatan itu. presiden George W Bush menyerukan kepada warga Amerika untuk mengingat semangat 11 September dalam pidato radio mingguannya mendesak seluruh negeri bersatu setelah kerusakan yang ditimbulkan oleh Topan Katrina.

"Hari ini, lagi, kita bertemu di kota ini di tengah kesedihan," kata Walikota Michael Bloomberg di saat awal peringatan di New York.

Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice membacakan sebuah puisi bagi para korban yang meninggal empat tahun lalu.

Ancam LA Dan Melbourne

Sementara AS sibuk memperingati musibah WTC. Seorang warga Amerika yang diduga anggota al-Qaidah mengancam untuk menyerang Los Angeles dan Melbourne di Australia.

Dalam sebuah video-tape yang diperlihatkan  televisi ABC pada ulang tahun keempat serangan 11 September, Minggu (11/9).

Ancaman itu dilakukan oleh Adam Gadahn, seorang warga AS yang masuk Islam kata ABC. Televisi itu mengatakan, tape berdurasi 11 menit itu telah dikirim ke kantor jaringan itu di Pakistan.

"Kemarin, London dan Madrid. Besok, Los Angeles dan Melbourne, jika Tuhan menghendaki," kata peringatan itu. "Kami Muslim. Kami mencintai perdamaian, tapi perdamaian menurut ketentuan kami, perdamaian sebagaimana diletakkan oleh Islam, bukan yang disebut perdamaian oleh penjajah dan diktator."

Tapi benar atau salah, informasi sepihak seperti ini sering agak menyesatkan. Sebelumnya, beberapa kelompok Islam pernah dikabarkan memenggal tentara Amerika di Iraq. Namun, belakangan diketahui, tayangan video itu hanyalah rekayasa komputer belaka.(ap)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Potensi Industri Syariah Global USD5 Triliun

Potensi Industri Syariah Global USD5 Triliun

Amerika akan Beritahu Israel Beberapa Jam Sebelum Serang Suriah

Amerika akan Beritahu Israel Beberapa Jam Sebelum Serang Suriah

Banjir di Eropa Tengah Semakin Parah

Banjir di Eropa Tengah Semakin Parah

“Konflik” Al Qaradhawi-Emirat Merembet ke Kuwait

“Konflik” Al Qaradhawi-Emirat Merembet ke Kuwait

Menyusul Pencabutan Sanksi Atas Iran, Penjualan Karpet Persia Melonjak di Amerika Serikat

Menyusul Pencabutan Sanksi Atas Iran, Penjualan Karpet Persia Melonjak di Amerika Serikat

Baca Juga

Berita Lainnya