Selasa, 26 Oktober 2021 / 20 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Media Kritik AS Campuri Penyusunan Konstitusi Iraq

Bagikan:

Senin, 22 Agustus 2005

Hidayatullah.com–Koran Tisyrin terbitan Suriah mengkritik intervensi AS atas proses penyusunan draft UUD Iraq. Koran terkemuka Suriah itu dalam edisi Sabtu kemarin menulis, Duta Besar AS untuk Iraq, Zalmay Khalilzad, selalu hadir dalam setiap sidang Dewan Nasional Iraq dan mencampuri segala urusan internal Iraq.

Sambil menyinggung ketidakpuasan masyarakat Iraq atas intervensi Zalmay Khalilzad dalam proses penyusunan draft UUD Iraq, koran Suriah itu menambahkan, kinerja para Dubes AS di Iraq, Lebanon, dan di berbagai negara lainnya selalu bertentangan dengan etika diplomasi.

Sebagaimana diketahui, Parlemen Iraq memperpanjang selama sepekan lagi batas waktu untuk menyelesaikan rancangan konstitusi, setelah komisi perancang dokumen itu gagal menyepakati sebuah piagam pada batas waktu hari Senin ini.

Wakil-wakil dari komunitas agama dan etnik Iraq berupaya menyepakati berbagai isu, termasuk peranan Islam dan struktur berbagi wewenang antara pemerintah pusat dan daerah.

Menteri Perencanaan Iraq, Barham Saleh, mengatakan perpanjangan batas waktu untuk mencapai konsensus menunjukkan bangsa Iraq sangat serius menanggapi dokumen itu.

Sebelumnya, perempuan Iraq menggelar demonstrasi dan mendukung  Islam sebagai undang-undang dasar baru Iraq.

Para demonstran masih menuntut agar Islam dijadikan satu-satunya sumber  dalam penyusunan UUD baru di Iraq. Tentu saja, keinginan warga Muslim untuk kembali ke konstitusi Islam ini tak akan dibiarkan oleh negera asing. (cri/irib/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Rezim Myanmar Klaim telah Kirim Laporan ke Mahkamah Internasional Soal Genosida

Rezim Myanmar Klaim telah Kirim Laporan ke Mahkamah Internasional Soal Genosida

James Comey:  Donald Trump Secara Moral Tak Layak jadi Presiden

James Comey: Donald Trump Secara Moral Tak Layak jadi Presiden

Anglikan Desak Uskup Gay Minta Maaf

Anglikan Desak Uskup Gay Minta Maaf

Profesor China Ditangkap Usai Wawancara Live Mengkritik Rezim Komunis

Profesor China Ditangkap Usai Wawancara Live Mengkritik Rezim Komunis

‘Piagam Imam’ Macron Menimbulkan Kekhawatiran akan Kontrol Negara atas Islam di Prancis

‘Piagam Imam’ Macron Menimbulkan Kekhawatiran akan Kontrol Negara atas Islam di Prancis

Baca Juga

Berita Lainnya