Selasa, 16 Februari 2021 / 4 Rajab 1442 H

Internasional

Kabinet Iraq Terbantuk, Perlawanan Masih Kuat

Bagikan:

Hidayatullah.com–Jaafari telah menyerahkan daftar anggota kabinet kepada Presiden Jalal Talabani. Tetapi masih belum jelas kapan parlemen akan melakukan pemungutan suara. Nama-nama para menteri juga resminya belum diumumkan.

Kabinet ini memiliki 33 anggota. Kelompok Syiah mendapatkan 17 pos, Kurdi: delapan, dan Suni: enam. Sedangkan pos kedua terakhir diperuntukkan minoritas kristen dan Turkmen.

Tidak berkurang

Sementara itu, perwira paling senior angkatan bersenjata AS, Jenderal Richard Myers, mengatakan, kelompok perlawanan Iraq masih memilih kemampuan penuh mereka untuk melancarkan serangan.

Pimpinan kepala staf gabungan AS itu mengatakan, terjadi 50 hingga 60 serangan setiap hari, atau sama dengan tingkat serangan satu tahun lalu.

Jenderal itu menambahkan, masih terlalu dini untuk menyimpulkan, meningkatnya tindak kekerasan akhir-akhir ini sebagai kampanye serangan terkoordinasi.

Wartawan BBC di markas Pentagon mengatakan, optimisme yang muncul setelah digelarnya pemilihan Iraq bulan Januari memudar, dan kini Amerika memandang, keberhasilan di Irak kini bergantung pada pemerintahan baru di negara itu.

Tapi menurut Menteri pertahan Amerika Serikat, Donald Rumsfeld kunci untuk mengalahkan perlawanan adalah menjamin bahwa proses politik di Iraq berjalan. Masalahnya, jatuhnya Saddam, ada banyak kepentingan di negeri itu. (bbc/dwwd/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Ahmad Sadzali

Bagikan:

Berita Terkait

Turki Tak Akan Tutup Pangkalan Militer di Qatar

Turki Tak Akan Tutup Pangkalan Militer di Qatar

Aparat Saudi Gagalkan Penyelundupan 22 Juta Tablet Amphetamine

Aparat Saudi Gagalkan Penyelundupan 22 Juta Tablet Amphetamine

Lapar, Warga Spanyol Jarah Toko dan Tempat Sampah!

Lapar, Warga Spanyol Jarah Toko dan Tempat Sampah!

Pelarian Penjahat Perang Serbia Bosnia Ditangkap

Pelarian Penjahat Perang Serbia Bosnia Ditangkap

China Harus Biarkan Akses Tanpa Batas ke Kamp Indokrinasi Politik di Turkistan Timur

China Harus Biarkan Akses Tanpa Batas ke Kamp Indokrinasi Politik di Turkistan Timur

Baca Juga

Berita Lainnya