Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Powell Marah dan Kecewa Soal Isu Senjata Pembunuh Massal Iraq

Bagikan:

Hidayatullah.com–Mantan Menlu AS Colin Powell mengakui bahwa aksi serangan yang telah dilakukan negaranya beserta sejumlah negara sekutu lainnya tidak didasari oleh alasan yang bisa dipertanggungjawabkan. Menurut Powell, alasan yang dulu dikemukakan negaranya betul-betul keliru. Pernyataan itu disampaikan hari Rabu kemarin oleh Powell saat diwawancarai oleh Majalah Shtern terbitan Jerman.

Powell juga menyatakan bahwa ia secara pribadi sangat kecewa dan marah saat menyadari bahwa dirinya telah menyampaikan informasi di depan forum PBB bulan Februari 2003 lalu, informasi yang kemudian terbukti sama sekali tidak faktual.

Menurut Powell, informasi bahwa Iraq masih memiliki pabrik senjata pembunuh massal itu didapatkannya dari sumber-sumber intelejen AS dan Eropa.

Dalam wawancaranya itu, Powell juga mengakui kesulitan besar yang dihadapi negaranya di Iraq. Powell mengaku, perlawanan rakyat Iraq jauh seperti apa yang diperkirakan Amerika.

“Perlawanan rakyat Iraq ternyata sangat kuat, jauh lebih kuat dibandingkan dengan yang sebelumnya kami prediksikan”. Sayangnya, pernyataan kekewaan Powel itu disampaikan ketika dirinya sudah tak lagi berkuasa. (bbc/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Ahmad Sadzali

Bagikan:

Berita Terkait

Empat Simpatisan ISIS Diadili di Berlin

Empat Simpatisan ISIS Diadili di Berlin

Pelaku Penembakan di Jacksonville Terobsesi Video Game, Malas Mandi dan Sekolah

Pelaku Penembakan di Jacksonville Terobsesi Video Game, Malas Mandi dan Sekolah

Afghanistan akan Bebaskan Anggota Taliban dari Bagram

Afghanistan akan Bebaskan Anggota Taliban dari Bagram

CIA Pekerjakan Intel di Bawah Umur

CIA Pekerjakan Intel di Bawah Umur

Pria Kristen Pendukung Demokrat Kirimi Obama Surat Beracun

Pria Kristen Pendukung Demokrat Kirimi Obama Surat Beracun

Baca Juga

Berita Lainnya