Senin, 20 September 2021 / 12 Safar 1443 H

Internasional

Hadiah Lebaran Pasukan AS

Bagikan:

Hidayatullah.com–Seperti yang di beritakan Mukhtsar Online (MO), pasukan Amerika Serikat (AS)mendapatkan hadiah lebaran dari para mujahiddin Iarq berupa serangan gencar ke pusat militer milik mereka yang berada di kota Samra`, sebelah utara kota Bagdad.

Serangan itu di lakukan oleh para mujahiddin di waktu pagi, satu hari menjelang lebaran Iedul Adha, Rabu (19/01) kemarin.

Menurut MO, dalam aksi itu, sekitar 40 rudal Hawk berhasil di tembakkan oleh para mujahiddin. Tidak berselang lama, nampak kobaran api yang menyala nyala di sekitas lokasi kejadian.

Tidak di ketahui berapa jumlah korban di pihak Amerika Serikat, karena mayat mayat yang berserakan di sekitar lokasi kejadian sudah di pindahkan dan di angkut oleh pesawat (5 pesawat) menuju selatan Bagdad.

Akan tetapi, menurut pihak penerjemah yang bekerja untuk AS, tidak kurang dari 73 orang pasukan yang menjadi korban dalam serangan itu. Sebagian tewas dan sebagian lainnya mengalami luka luka. 17 orang di antaranya adalah para perwira, sedangkan satu orang dari mereka di ketahui berpangkat kapten.

Mujahidin yang tergabung dalam brigade ‘Brigade Singa Allah Sang Pemenang’ (kataib asadullah al gholib) melalui surat surat yang mereka kirimkan ke masjid masjid, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka mengatakan bahwa serangan ini mereka namai, hadiah lebaran dari pejuang Iraq. (mo/Ibnu Rusli)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Tunjangan Dipangkas Pengangguran Amerika Semakin Kere

Tunjangan Dipangkas Pengangguran Amerika Semakin Kere

Syi’ah Iraq Minta Saudi Mundur dari Bahrain

Syi’ah Iraq Minta Saudi Mundur dari Bahrain

Yordania Minta Youtube Hapus Video Film Anti Islam

Yordania Minta Youtube Hapus Video Film Anti Islam

Muslim Austria

Turki Marah Austria Tutup Tujuh Masjid dan Usir Sejumlah Imam Masjid

Pasukan Khusus Australia Lakukan Kejahatan Perang di Afghanistan

Pasukan Khusus Australia Lakukan Kejahatan Perang di Afghanistan

Baca Juga

Berita Lainnya