Senin, 29 November 2021 / 23 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Iraq masih Menyimpan Bara

Bagikan:

Hidayatullah.com–Bom ditengarai berasal dari sebuah minibus yang diledakkan di dekat sebuah kantor polisi sekitar pukul 10 pagi waktu setempat. Bom mobil ini diledakkan di muka sebuah kantor polisi. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan besar di sekitar lokasi, dan menghancurkan sejumlah bangunan. Hingga kini belum jelas siapa yang bertanggung jawab. Namun, bisa diduga, serangan itu berasal dari kelompok pejuang yang selama ini menyerang kepentingan penjajah AS di negara itu.

Serangan ini merupakan serangan paling buruk sejak pemindahan kekuasaan di Iraq oleh AS bulan lalu. Agustus tahun lalu, bom besar diledakan di luar mesjid di Najaf yang menewaskan lebih 80 orang.

Seperti beberapa insiden sebelumnya, bom mobil di Baquba diledakkan dengan sasaran orang-orang yang ikut antek-antek AS. Bom kemarin meledak di depan antrian warga yang tengah mendaftarkan diri untuk menjadi polisi Iraq. “Kami kumpulkan mereka di satu tempat untuk mencatat nama mereka. Ada antrian ketika tiba-tiba kendaaan itu muncul dan meledak,” kata seorang petugas polisi.

Perlawanan

Meski AS telah menyerahkan kekuasaan pada pemerintahan sementara, toh kebencian rakyat Iraq masih terus berlanjut. Termasuk kebencian terhadap aset dan kaki-tangan pemerintahan boneka AS itu. Berbagai kejadian belakangan menyiratkan sebagai perlawanan terhadap segal simbol pemerintah boneka AS.

Walau pemimpin pasukan koalisi AS terus mengirimkan bala-tentara untuk mengamankan Iraq, berbagai perlawanan rakyat dan kaum pejuang tak mampu menghentikan situasi di Iraq. Minggu lalu, pasukan Filipina ditarik mundur setelah pejuang Iraq menculik seorang supir.

Kemarin, sekitar 35 gerilyawan dikabarkan tewas dan lebih dari 40 orang ditangkap dalam satu operasi bersama yang dilakukan pasukan multinasional dan pasukan Iraq di sebelah selatan Baghdad, Rabu pagi, kata militer AS. Seorang tentara AS juga dikabarkan tewas dan tiga orang lainnya luka-luka ketika iring-iringan kendaraan mereka mendapat serangan satu bom di pinggir jalan di wilayah bermasalah Balad Ruz, sebelah utara Baghdad, kata pejabat militer AS.

Sebelumnya, Selasa (27/7), seorang penyerang bom bunuh diri meledakkan dirinya di Baquba, daerah sebelah utara Baghdad, beberapa jam setelah serangan mortir di ibukota Iraq itu menewaskan seorang pengangkut sampah dan mencederai seorang Iraq serta 14 prajurit AS, kata polisi dan militer AS. (rtr/afp/kcm/ant)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

India Hormati Otonomi Khusus Kashmir

India Hormati Otonomi Khusus Kashmir

Beredar Potongan Video “Adzan Syi’ah di TV Resmi Yaman”

Beredar Potongan Video “Adzan Syi’ah di TV Resmi Yaman”

Pejabat PBB sebut ada Horor dan Kebencian di Afrika Tengah

Pejabat PBB sebut ada Horor dan Kebencian di Afrika Tengah

Iraq Buka Lagi Perbatasannya dengan Yordania dan Suriah

Iraq Buka Lagi Perbatasannya dengan Yordania dan Suriah

Sulsel Jajaki Ekspansi Pasar Buah-Buahan ke Arab Saudi

Sulsel Jajaki Ekspansi Pasar Buah-Buahan ke Arab Saudi

Baca Juga

Berita Lainnya