Jum'at, 12 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Internasional

Arab dan India Larang Hari Valentine

Bagikan:

Hidayatullah.com–Perayaan hari Valentine, yang jatuh pada hari Sabtu, 14 Pebruari kemarin, biasanya dilakukan dengan cara menukar hadiah dan bunga pada pasangan kekasih yang sedang bercinta di berbagai penjuru dunia.

Bedanya, di Arab Saudi, umat Islam di sana justru diharamkan untuk memperingatinya karena dianggap sebagai perayaan kaum Kristen yang penuh kekufuran.

“Itu adalah hari raya penyembah berhala …, dan umat Muslim –yang percaya pada Allah dan Hari Kiamat– tak boleh merayakan atau mengakuinya atau mengucapkan selamat (kepada orang yang merayakannya). Umat Muslim wajib menjauhkannya guna menghindari hukuman dan murka Allah,” kata Imam Agung Syeikh Abdulaziz bin Abdullah Asy-Syeikh seperti dikutip harian Ar-Riyadh.

Selain di Saudi, perayaan serupa juga dianggap terlarang di lakukan di India. Umat Hindu garis keras bahkan mengancam akan mencoreng wajah orang-orang yang memperingati Valentine dengan arang dan mengatakan perbuatan itu merupakan dekadensi Barat yang merusak budaya India.

Sabtu 14 Februari, kemarin hari Valentine diperingati di seluruh dunia. Meski tidak jelas benar bagaimana sejarah terjadinya peringatan ini, sejumlah versi mengatakan, peringatan ini bermula saat menghormati seorang martir Kristen yang kemudian menjadi santo pelindung mereka.

Versi lain hari valentine berawal dari masa pemerintahan Raja Claudius. Ia menganggap bahwa para pria yang sudah menikah akan menjadi prajurit yang lemah, maka ia melarang pernikahan di daerah kekuasaannya.

Pada masa pemerintahannya itu, hidup seorang pendeta Romawi yang bernama Valentinus yang melawan perintah raja. Valentinus yang secara diam-diam menikah dan jatuh cinta pada gadis muda tertangkap dan dipenjarakan. Setelah kematiannya, Valentinus lalu diangkat menjadi Santo. (bh/ant/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Utusan Israel Tak Jadi Datang di Bali

Utusan Israel Tak Jadi Datang di Bali

28 Masjid di Tajikistan Ditutup Pemerintah

28 Masjid di Tajikistan Ditutup Pemerintah

Ketahuan Selingkuh, Deputi Menhan Belanda Mundur

Ketahuan Selingkuh, Deputi Menhan Belanda Mundur

5 Pemimpin Ikhwan akan Dijerat Ulang dengan Tuduhan Lebih Berat

5 Pemimpin Ikhwan akan Dijerat Ulang dengan Tuduhan Lebih Berat

CIA Sekarang Dipimpin Wanita yang Merestui Penyiksaan Tahanan 9/11

CIA Sekarang Dipimpin Wanita yang Merestui Penyiksaan Tahanan 9/11

Baca Juga

Berita Lainnya