Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

CIA Latih Mata-mata Buru Gerilyawan Iraq

Bagikan:

Hidayatullah.com–The Washington Post (MP) mengutip penuturan pejabat pemerintah yang menjelaskan keterlibatan CIA itu dalam rekrutmen mata-mata Iraq. Pejabat tersebut menjelaskan bahwa rekrutmen itu juga terbuka bagi mantan pejabat Iraq pada masa Saddam Hussein berkuasa. Pertimbangannya, mereka dinilai lebih mengetahui soal Saddam dan sepak terjangnya.

Sebagian pejabat militer AS di Pentagon tidak setuju terhadap proses seleksi CIA itu. Demikian juga dengan Pemimpin Kongres Nasional Iraq Ahmed Chalabi. Dengan cara tersebut, dikhawatirkan terjadi penyusupan pendukung Saddam ke dalam dinas mata-mata itu.

CIA berkelit dengan menyebutkan akan mendatangkan mesin polygraph ke Iraq. Dengan cara seperti itu, diharapkan penyusupan bisa dihindari.

Selain itu, keterlibatan Jordania dan negara Timur Tengah lainnya diharapkan bisa membantu proses skrining. Demikian juga dengan keterlibatan Dewan Pemerintahan Iraq serta pemimpin politik.

Dinas mata-mata itu nantinya berada di bawah kendali Menteri Dalam Negeri Iraq Nouri Badram yang juga anggota Iraqi National Accord (INA) yang berbasis di Jordania. Saat ini, Badran sudah berada di Langley, Virginia, AS, bersama Pemimpin INA Ayad Alawi. Dan, Badran telah berada di Mabes CIA di Langley, Virginia, untuk menyusun rincian dinas baru tersebut.

Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Richard Myers menjelaskan, peningkatan aktivitas intelijen pasukannya sangat diperlukan untuk menghadapi serangan. Pada saat yang sama, sebuah unit khusus Iraq yang dibentuk dari berbagai milisi etnis mulai beroperasi.

Sasaran mereka adalah pengikut Partai Baath yang tetap loyal kepada Saddam yang diduga terus mengorganisasi serangan terhadap pasukan AS serta pejuang-pejuang asing yang bergabung dengan mereka. (afp/rtr)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Meksiko: Bekas Tentara Amerika Pimpin Geng Penculik

Meksiko: Bekas Tentara Amerika Pimpin Geng Penculik

Disumpah, Tokoh Anti-Islam Masuk Kabinet Belanda

Disumpah, Tokoh Anti-Islam Masuk Kabinet Belanda

Ribut Kerudung di Militer Denmark

Ribut Kerudung di Militer Denmark

Pengadilan Kenya: Hubungan Seks Gay Tetap Pidana

Pengadilan Kenya: Hubungan Seks Gay Tetap Pidana

Susu Hangat Gratis di Masjid Turki Saat Peringati Isra’ Miraj

Susu Hangat Gratis di Masjid Turki Saat Peringati Isra’ Miraj

Baca Juga

Berita Lainnya