Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Coca-Cola Perbaharui Persetujuan Monopoli dengan Perusahaan Palestina

Bagikan:

Hidayatullah.com– “NBC, sebagai mitra pembotolan terhadap perusahaan minuman ringan Coca-Cola, memerankan peran penting dalam mengembangkan ekonomi…Perusahaan juga menyediakan peluang pekerjaan serentak ketika tingkat pengangguran telah melewati 45 persen,” kata Menteri Nasional Ekonomi Otoritas Palestina, Maher Al-Masri.

Pepmimpin NBC, Zahi Khouri yang baru-baru ini mengumumkan niat perusahaan untuk menggandakan investasi nya di wilayah Palestina akan meningkatkan mutu, memperluas produksi mendorong arah yang lebih banyak terciptanya pekerjaan di negara yang dirampas Yahudi itu.

NBC was established in 1998 as a franchise of the Coca-Cola Company. Based in Ramallah, NBC is an independent, privately held company. Its shareholders are local Palestinian businessmen. In addition, NBC has one sale and distribution center, located in Gaza, and three depots, located in Ramallah, Hebron and Nablus.

NBC didirikan tahun 1998 sebagai monopoli penjual minuman ringan Coca-Cola. Berpusat di di Ramallah, NBC adalah suatu perusahaan mandiri, yang otoritasnya dimiliki secara pribadi. Pemegang saham nya adalah para pelaku bisnis lokal Palestina. NBC mempunyai satu penjualan dan pusat distribusi, yang ditempatkan di Gaza. Memiliki tiga depot yang ditempatkan di Ramallah, Hebron dan Nablus.

Racun Berbahaya

Selasa, 12/8/03 lalu, Pengadilan India mengeluarkan keputusan pelarangan Coca Cola setelah adanya laporan The Centre for Science and Environment (CSE), yang mengatakan bahwa kandungan minuman ringan milik Yahudi itu telah mengandung racun berbahaya.

CSE bahwa 12 merk keluaran Coke dan Pepsi, baik domestik atau internasional diduga telah mengandung bahan racun serangga (toxic pesticides), insektisida, termasuk lindane, DDT dan malathion . (menareport.com/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Islam Pilihan 2 Wanita AS Pencari Kebenaran

Islam Pilihan 2 Wanita AS Pencari Kebenaran

Mantan Wakil PM Malaysia Ditahan Komisi Pemberantas Korupsi

Mantan Wakil PM Malaysia Ditahan Komisi Pemberantas Korupsi

Rakyat Mesir Banyak Pilih Golput

Rakyat Mesir Banyak Pilih Golput

Ikhwan Siap Hadapi Revolusi, Salafi Masih “Bingung”

Ikhwan Siap Hadapi Revolusi, Salafi Masih “Bingung”

Sejak Awal Pandemi Kasus KDRT di Thailand Melonjak

Sejak Awal Pandemi Kasus KDRT di Thailand Melonjak

Baca Juga

Berita Lainnya