Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Partai Berkuasa dan Oposisi Dukung Syariah Islam di Sudan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sekertaris Jendral NC Ibrahim Omar kepada pers, Rabu, (16/7/2003) kemarin menyatakan bahwa partai berkuasa, Partai Kongres Nasional dan partai oposisi utama, Partai Umat menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan syariah Islam.

Berbicara di kantor pusat NC Omar mengatakan kedua partai tersebut juga membuat kesepakatan akan bekerja sama untuk menjalankan pemerintahan yang demokratis, jujur dan adil serta menegakkan hukum.

Sekjen partai NC itu juga mengungkapkan bahwa sebelumnya telah dilakukan pertemuan antara Sadiq El Mahdi pemimpin partai Umat dan Saleh Abdalla seorang tokoh senior NC yang melahirkan kesepakatan tersebut.

El Mahdi Mei lalu menanda-tangani perjanjian kerjasama (MOU) dengan pemimpin kelompok Pasukan Pembebasan Rakyat Sudan (SPLA) John Garang dan pemimpin oposisi di Sudan utara Uni Demokratik Mohammed Osman El Mirghani di Kairo, Mesir.

Deklarasi tersebut telah menimbulkan kemarahan pemerintahan Khartoum dan kelompok Islam lainnya di Sudan yang diikuti dengan penahanan tokoh aktifis HAM Chazi Sulaiman serta beberapa tokoh pemimpin oposisi lainnya.

Omar mengatakan perjanjian antara Partai Umat dan Partai NC akan segera ditanda-tangani namun tidak memberikan keterangan waktu dan tempat perjanjian itu akan dilakukan.

Syariah Islam merupakan masalah utama dalam pembicaraan penyelesaian secara damai konflik antara pemerintah Sudan dengan SPLA yang melakukan pemberontakan sejak 1983. (AFP/Ant/mi)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

PM Turki: Rusia adalah Sahabat dan Tetangga Kita

PM Turki: Rusia adalah Sahabat dan Tetangga Kita

Kedubes AS Luncurkan Buku Islam

Kedubes AS Luncurkan Buku Islam

Agenda Olahraga di Asia Kacau karena Wabah Coronavirus

Agenda Olahraga di Asia Kacau karena Wabah Coronavirus

Wanita Yahudi Siram Legislator Palestina di Knesset

Wanita Yahudi Siram Legislator Palestina di Knesset

Rencana Pembangunan Masjid Berkapasitas 9.000 Jamaah di London Ditolak

Rencana Pembangunan Masjid Berkapasitas 9.000 Jamaah di London Ditolak

Baca Juga

Berita Lainnya