Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Internasional

400 Warga Iraq Ditahan Tentara AS

Bagikan:

Tentera Amerika Serikat (AS) telah menahan sedikitnya 400 penduduk Iraq yang diyakini sebagai anggota gerila dalam satu operasi terbesar yang dilancarkan sejak jatuhanya Baghdad.

Juru bicara Pemerintah Pusat, Letnan Ryan Fitzgerald mengatakan, operasi ‘Peninsula Strike’ itu merupakan satu dari operasi terbesar yang dilancarkan oleh tentera penjajah AS dalam usaha memastikan keamanan di Iraq.

Menurutnya, operasi itu termasuk melancarkan serbuan untuk melemahkan kegiatan pengikut setia Partai Baath.

Pihak intelejen AS percaya para gerilyawan Baath bersembunyi dan menyusup di beberapa komunitas di sebuah daerah yang terletak di Sungai Tigris, Timur kota Balad.

Operasi yang dilancarkan Senin lalu itu melibatkan satu pasukan besar yang sebahagian besar anggota Divisi Infantri Keempat.

Menurut Fitzgerald, pasukan itu memasuki beberapa kawasan di semenanjung tersebut dan telah memulai memeriksa para penduduk yang diyakini pihak gerilawan.

Serbuan yang dilancarkan oleh tentera penjajah itu turut dibantu oleh helikopter penggempur, jet-jet pejuang dan pesawat perang, kata Fitzgerald.

“Sehingga semalam, pasukan AS telah menahan sekurangnya 397 penduduk Iraq yang diyakini sebagai gerilyawan dan merampas sejumlah besar senjata api dan peluru,” katanya.

Para tahanan kini tengah mendapat tuduhan pasukan penjajah sebagai pendukung terorisme. Ibarat jautuh seudah tertimpa tangga pula. (afp/bh/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Negara Arab Desak Diakhirinya Sengketa Internal Palestina

Negara Arab Desak Diakhirinya Sengketa Internal Palestina

MERS Mulai Merambah Thailand

MERS Mulai Merambah Thailand

Polisi Wanita Malaysia Wajib Pakai Jilbab

Polisi Wanita Malaysia Wajib Pakai Jilbab

Putri Diana Meninggal Karena Dibunuh

Putri Diana Meninggal Karena Dibunuh

Tipu dan Tilep Uang Jemaat, Pendeta Swiss Berutang Judi €1,2 Juta

Tipu dan Tilep Uang Jemaat, Pendeta Swiss Berutang Judi €1,2 Juta

Baca Juga

Berita Lainnya