Senin, 15 Februari 2021 / 3 Rajab 1442 H

Internasional

400 Warga Iraq Ditahan Tentara AS

Bagikan:

Tentera Amerika Serikat (AS) telah menahan sedikitnya 400 penduduk Iraq yang diyakini sebagai anggota gerila dalam satu operasi terbesar yang dilancarkan sejak jatuhanya Baghdad.

Juru bicara Pemerintah Pusat, Letnan Ryan Fitzgerald mengatakan, operasi ‘Peninsula Strike’ itu merupakan satu dari operasi terbesar yang dilancarkan oleh tentera penjajah AS dalam usaha memastikan keamanan di Iraq.

Menurutnya, operasi itu termasuk melancarkan serbuan untuk melemahkan kegiatan pengikut setia Partai Baath.

Pihak intelejen AS percaya para gerilyawan Baath bersembunyi dan menyusup di beberapa komunitas di sebuah daerah yang terletak di Sungai Tigris, Timur kota Balad.

Operasi yang dilancarkan Senin lalu itu melibatkan satu pasukan besar yang sebahagian besar anggota Divisi Infantri Keempat.

Menurut Fitzgerald, pasukan itu memasuki beberapa kawasan di semenanjung tersebut dan telah memulai memeriksa para penduduk yang diyakini pihak gerilawan.

Serbuan yang dilancarkan oleh tentera penjajah itu turut dibantu oleh helikopter penggempur, jet-jet pejuang dan pesawat perang, kata Fitzgerald.

“Sehingga semalam, pasukan AS telah menahan sekurangnya 397 penduduk Iraq yang diyakini sebagai gerilyawan dan merampas sejumlah besar senjata api dan peluru,” katanya.

Para tahanan kini tengah mendapat tuduhan pasukan penjajah sebagai pendukung terorisme. Ibarat jautuh seudah tertimpa tangga pula. (afp/bh/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Yahudi Ultra-Orthodoks Tikam Peserta Pawai Homoseksual di Al-Quds

Yahudi Ultra-Orthodoks Tikam Peserta Pawai Homoseksual di Al-Quds

Inggris Tolak Kehadiran FBI di Olimpiade 2012

Inggris Tolak Kehadiran FBI di Olimpiade 2012

Simpan 55 Video Porno di Ponsel Pria Malaysia Didenda 27,6 Juta

Simpan 55 Video Porno di Ponsel Pria Malaysia Didenda 27,6 Juta

Taliban Tewaskan Lima Tentara Inggris

Taliban Tewaskan Lima Tentara Inggris

Perwira Marinir AS Dipaksa Pensiun karena Insiden di Iraq

Perwira Marinir AS Dipaksa Pensiun karena Insiden di Iraq

Baca Juga

Berita Lainnya