Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Kongres AS Desak Segera Singkirkan Iran

Bagikan:

Anggota kongres Amerika Searikat (AS) semalam mendesak agar pemerintah Iran segera disingkirkan dan diganti dengan pemerintahan baru setelah tuduhan melindungi anggota-anggota al-Qaidah.

Perwakilan Partai Demokrat dan Republik semalam mengatakan, perkara itu perlu dilaksanakan dalam usaha guna menghindari sikap anti-AS di kalangan rakyat Iran yang selama ini kurang menyukai sikap AS.

Sementara itu di Tehran, Menteri Luar Negeri Iran, Kamal Kharrazi menafikan bahwa negaranya melindungi anggota al-Qaidah.

“Iran menjadi negara yang memerangi al-Qaidah yang turut mengancam kepentingan negara ini sebelum AS melakukan kampanye memeranginya,” kata Kamal dalam satu kesempatan di televisi Teheran.

Koran Washington Post melaporkan semalam bahwa pemerintahan AS telah memutuskan hubungan dengan Iran dan bersedia untuk melaksanakan tekanan guna menjatuhkan pemerintahan tersebut.

Juru bicara Geusng Putih, Scott McClellan mengatakan, alasan AS terhadap Iran masih tetap sama dan Iran sepatutnya tahu apa yang perlu dilakukan oleh mereka.

AS sebelum ini mendesak Iran supaya tidak mendukung pihak terorisme dan menghentikan program senjata nuklir negara itu.

Anggota Partai Republik, Porter Goss mengatakan, Iran tidak memberi kerjasama mencukupi dalam menangani terorisme.

“Masalah di Iran ialah golongan yang baik mencoba membawa pembaharuan tetapi mereka yang jahat mengawal kekuasaan.

“Mengenal pasti siapa yang baik dan jahat serta merampas kekuasaan dari padanya (yang jahat) perlu dilakukan,” kata Goss dalam program CBS ‘Face the Nation’.

Senator dari Partai Demokrat, Joseph Lieberman, yang mendukung kuat perang terhadap Iraq, dalam wawancaranya di Fox News mengatakan bahawa ‘perubahan rejim’ adalah jawapan di Iran.

Tahun 1979 AS pernah menuduh Iran sebagai negara yang mengekspor terorisme. Label tersebut diberikan sejak republik Islam Iran dan peristiwa penawanan Kedutaan Besar AS sebanyak 52 orang AS dengan tebusan selama 444 hari.

Beberapa hari setelah Iraq jatuh di tangan penjajah AS, beberapa kelompok Yahudi menekan Gedung Putih agar segera mengganti pemimpin Iran Ali Khamenei dengan presiden bayangan seperti hal nya di Iraq.

Tuduhan terorisme adalah tuduhan paling mudah dan murah untuk memojokkan Iran atau negara-negara Islam lainnya guna menguasai atau menyetir mereka. (ap/bh/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Anwar Ibrahim Tak Terbukti Sodomi

Anwar Ibrahim Tak Terbukti Sodomi

Baru Dilantik, Dubes Afghanistan Eratkan Hubungan dengan Turki

Baru Dilantik, Dubes Afghanistan Eratkan Hubungan dengan Turki

Jutaan Pekerja di Prancis Memulai Aksi Mogok Memprotes Reformasi Pensiun

Jutaan Pekerja di Prancis Memulai Aksi Mogok Memprotes Reformasi Pensiun

Wafat di Usia 120 Tahun dengan 447 Cucu

Wafat di Usia 120 Tahun dengan 447 Cucu

Kampung Kumuh di Dhaka Terbakar, 50.000 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Kampung Kumuh di Dhaka Terbakar, 50.000 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Baca Juga

Berita Lainnya