Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

Arab Saudi Batasi AS Dalam Penyidikan Bom

Bagikan:

Pemerintah Arab Saudi Senin kemarin menyerukan agar masyarakat internasional meningkatkan upaya untuk menindak para teroris.

Seruan ini disampaikan menyusul terjadiny aserangan bom bunuh diri di tiga komplek permukiman warga asing di Ibukota Riyadh Senin pekan lalu.

Akan tetapi Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Pangeran Nayef yang menyampaikan hal ini dalam sebuah konferensi pers juga menegaskan bahwa para penyelidik kriminal AS yang ikut menangani kasus serangan bom itu ”punya peran yang terbatas.”

”Mereka datang untuk memeriksa tempat kejadian dan kami akan bekerja sama dengan mereka berdasar hal itu, hanya untuk memeriksa,” ujar Nayef.

Lebih dari 60 petugas penyidik dari Badan Penyelidik Federal AS (FBI) serta sejumlah lembaga lain membantu pihak berwajib Arab Saudi dalam penyelidikan serangan yang menewaskaan 34 orang termasuk sembilan penyerangnya itu.

Sejumlah pejabat AS sudah menegaskan bahwa pihaknya akan membantu dan bukannya memimpin penyelidikan ini.

Pernyataan Nayeg soal pembatasan kewenangan penyelidikan oleh para petugas AS itu kemungkinan untuk menepis sejumlah tuduhan bahwa pemerintah Saudi telah mengalihkan tanggung jawab penyidikan pada pihak AS. (ap/ch)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Dubes ‘Israel’ dan UEA Tampak Akrab di Acara Publik

Dubes ‘Israel’ dan UEA Tampak Akrab di Acara Publik

Muslim Kosovo Protes Larangan Jilbab di Sekolah  Negeri

Muslim Kosovo Protes Larangan Jilbab di Sekolah Negeri

Media Barat: Tersangka Kasus Jamal Khasoggi Memiliki Hubungan dengan Putra Mahkota

Media Barat: Tersangka Kasus Jamal Khasoggi Memiliki Hubungan dengan Putra Mahkota

Negara Muslim Tolak Bahas Homoseks di PBB

Negara Muslim Tolak Bahas Homoseks di PBB

Harga Bensin di Emirat Lebih Murah dari Air Mineral

Harga Bensin di Emirat Lebih Murah dari Air Mineral

Baca Juga

Berita Lainnya