Sabtu, 13 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Internasional

Israel Membolehkan Warga Yahudi Memasuki Masjid al-Aqsa

Bagikan:

Penduduk Yahudi akan diperbolahkan memasuki kawasan Masjid al-Aqsa tidak lama lagi untuk melakukan ibadah sekalipun masalah itu masih dalam kontroversi

Pengumuman ini disampaikan Menteri Dalam Negeri Israel, Tzachi Hanegbi, dalam Parlemen setelah mendapat keputusan Perdana Menteri Ariel Sharon, semalam.

Sharon sendiri sebelum ini telah membenarkan bila warga Yahudi diperbolehkan memasuki Masjidil Aqsa tanpa menghiraukan keberatan masyarakat Islam di seluruh dunia.

“Kawasan ini akan dibuka lagi (kepada penduduk Yahudi) berdasarkan perjanjian dengan pihak penguasa Palestina. Bagaimanapun, kita tetap akan membenarkan warga Yahudi beribadat di situ meskipun tanpa perjanjian.

Sebelum pemilu Februari lalu, sejumlah pemimpin Yahudi memberi dukungan kepada Ariel Sharon supaya membenarkan warga Yahudi diperbolehkan memasuki Masjid al-Aqsa serta mengusir penduduk Islam jika perdana menteri itu ingin terus mendapat dukungan mempertahankan jabatannya.

Pengumuman yang dibuat Hanegbi itu jelas membuktikan Sharon telah pongah dan mengabaikan sikap umat Islam seluruh dunia.

Masjid al-Aqsa selama ini dikelilingi pemukiman Yahudi yang diperoleh dengan cara merampas tanah rakyat Palestina. Kunjungan Sharon ke masjid itu 28 September 2000 lalu setidaknya telah mencetuskan kemarahan masyarakat Islam seluruh dunia dan menyebabkan intifada kedua dilancarkan guna menentang Israel.

Sejak itu kasus itu, anggota Majlis Wakaf melarang orang non Islam masuk ke kawasan al-Aqsa. Yang merupakan masjid paling sejarah bagi umat Islam seluruh dunia. (um/cha)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Obama Akan Bintangi  Film Anak-Anak

Obama Akan Bintangi Film Anak-Anak

Presiden Macron Janji Cegah Investor Asing Beli Lahan Pertanian Prancis

Presiden Macron Janji Cegah Investor Asing Beli Lahan Pertanian Prancis

Bekas Pemimpin Junta Militer Jadi PM Thailand

Bekas Pemimpin Junta Militer Jadi PM Thailand

Dewan AS Menyetujui “Undang-undang Uighur”, Desak Sanksi terhadap Pejabat China

Dewan AS Menyetujui “Undang-undang Uighur”, Desak Sanksi terhadap Pejabat China

Pekan Depan, Karadzic Diserahkan ke Den Haag

Pekan Depan, Karadzic Diserahkan ke Den Haag

Baca Juga

Berita Lainnya