Jum'at, 22 Oktober 2021 / 16 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Fundamentalis Hindu India Desak Bangun Kuil Di Tanah Bekas Masjid

Bagikan:

Ketua Partai Bharatiya Janata (BJP) di Uttar Pradesh, Vinay Katiyar, meminta anggota parlimen India supaya mengesahkan rancangan undang-undang pendirian kuil di tanah bekas Masjid Babri.

Vinay Katiyar, membawa surat dukungan itu pada parlemen India dan menyatakan, bahwa proses arkeologi di bekas masjid itu memberikan bukti yang cukup akan adanya kuil Ram sebelum didirikan masjid di Ayodhya, utara India, kutip Indian Express semalam.

Kenyataan Katiyar ini bebeda dengan laporan yang telah diumumkan lembaga Islam yang telah memantau proses arkeologi itu yang telah menyatakan, para lembaga pengkaji telah gagal menemui bukti adanya kuil di sebelum didirikannya masjid tersebut.

Masjid Babri adalah salah satu tempat milik umat Islam India yang selama ini terus dijadikan alasan umat — Hindu yang kebanyakannya kini diketuai BJP termasuk menjadi menteri Kabinet India– untuk memusuhi mereka.. Bulan Desember 1992, Masjid Babri dibakar dan runtuhkan oleh ratusan kelompok fundamentalis Hindu yang yang kemudian menyebabkan ribuan umat Islam dibunuh dan dibantai.

Pemerinta BJP yang mendapat kekuasaan pada tahun 1999, telah menggunakan agenda untuk dapat memusnahkan masjid untuk mendirikan kuil sebagai senjata utamanya menarik dukungan rakyat India yang mayoritas beragama Hindu.

“Tapak kuil Ram turut ditemui ketika proses menggali. Fakta ini membuktikan kewujudan kuil Hindi di situ.

“Jika usul ini tidak diluluskan, kami akan bertindak sendirian untuk mengguba akta di Parlimen bagi mendirikan Ram Janmabhoomi Mandir,” tulis Katiyar dalam surat nya, yang ditulis dalam bahasa Hindi dan Tamil.

Dalam suratnya, dia mengusulkan untuk diadakan pungutan suara untuk mencari dukungan pendorian kuil di tanah orang Islam tersebut. (ie/bh/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Buhari Berhenti Jadi Presiden Nigeria Bila Periode Kedua Berakhir

Buhari Berhenti Jadi Presiden Nigeria Bila Periode Kedua Berakhir

“Fatwa” Yahudi Ortodok: Wanita Wajib Tutup Seluruh Badan

“Fatwa” Yahudi Ortodok: Wanita Wajib Tutup Seluruh Badan

Perundingan Salafy dan Kelompok Bersenjata Zliten

Perundingan Salafy dan Kelompok Bersenjata Zliten

MSF Mundur dari Daerah Konflik Kamerun

MSF Mundur dari Daerah Konflik Kamerun

Vatikan Terlibat Pencucian Uang, Kartu Kredit Dilarang

Vatikan Terlibat Pencucian Uang, Kartu Kredit Dilarang

Baca Juga

Berita Lainnya