Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

70 Anak Iraq Diyakini Dijadikan Penjaja Seks

Bagikan:

Relawan Unicef di Baghdad, George Hatim mengatakan diperkirakan ada ratusan anak-anak Iraq hilang akibat perang dan 70 anak lainnya diculik dan dijadikan obyek seksual.

Hatim mengatakan, 70 anak itu telah diculik dari tempat rumah singgah anak-anak jalanan, Al Rahman. Menurut Hanin, kemungkinan mereka dijadikan untuk pengemis dan perdagangan seks.

“Kesemua 120 kanak-kanak di situ terkejut dengan kejadian itu. Ada yang melarikan diri ke kediaman penduduk sebagian lagi dilarikan dengan senjata yang diacung-acungkan kepada mereka,” katanya.

Unicef dengan bantuan penduduk setempat berhasil mengumpulkan 34 anak-anak dan mereka telah pulang ke tempat semula. 10 lainnya telah kembali ke keluarga masing-masing dan selebihnya resmi dinyatakan hilang.

“Kebimbangan utama kami kini adalah mengenai nasib anak-anak yang hilang ini karena kami percaya mereka mungkin akan dipaksa menjadi pengemis atau pelacur,” katanya.

Duka rakyat Iraq terus berlangsung. Sementara para penjajah sibuk memilih wilayah jarahannya.(JMTM/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah Ganzuri Tidak Bisa Ngantor

Pemerintah Ganzuri Tidak Bisa Ngantor

Militer Mesir Bentrok dengan ISIS Setelah Kelompok itu Menduduki Desa-desa Sinai

Militer Mesir Bentrok dengan ISIS Setelah Kelompok itu Menduduki Desa-desa Sinai

37 Pasukan Korsel Masuk Islam

37 Pasukan Korsel Masuk Islam

Polisi Edinburgh Minta Kondom Dilarang di Sauna

Polisi Edinburgh Minta Kondom Dilarang di Sauna

Larangan Baru Donald Trump Picu Demonstrasi, Sejumlah Orang Shalat di Bandara Amerika

Larangan Baru Donald Trump Picu Demonstrasi, Sejumlah Orang Shalat di Bandara Amerika

Baca Juga

Berita Lainnya