Sabtu, 13 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Internasional

70 Anak Iraq Diyakini Dijadikan Penjaja Seks

Bagikan:

Relawan Unicef di Baghdad, George Hatim mengatakan diperkirakan ada ratusan anak-anak Iraq hilang akibat perang dan 70 anak lainnya diculik dan dijadikan obyek seksual.

Hatim mengatakan, 70 anak itu telah diculik dari tempat rumah singgah anak-anak jalanan, Al Rahman. Menurut Hanin, kemungkinan mereka dijadikan untuk pengemis dan perdagangan seks.

“Kesemua 120 kanak-kanak di situ terkejut dengan kejadian itu. Ada yang melarikan diri ke kediaman penduduk sebagian lagi dilarikan dengan senjata yang diacung-acungkan kepada mereka,” katanya.

Unicef dengan bantuan penduduk setempat berhasil mengumpulkan 34 anak-anak dan mereka telah pulang ke tempat semula. 10 lainnya telah kembali ke keluarga masing-masing dan selebihnya resmi dinyatakan hilang.

“Kebimbangan utama kami kini adalah mengenai nasib anak-anak yang hilang ini karena kami percaya mereka mungkin akan dipaksa menjadi pengemis atau pelacur,” katanya.

Duka rakyat Iraq terus berlangsung. Sementara para penjajah sibuk memilih wilayah jarahannya.(JMTM/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Taipan Pertambangan China Dieksekusi Mati karena Terlibat Kejahatan ala Mafia

Taipan Pertambangan China Dieksekusi Mati karena Terlibat Kejahatan ala Mafia

Wuhan Berencana Lakukan Tes Covid-19 Atas 11 Juta Penduduknya

Wuhan Berencana Lakukan Tes Covid-19 Atas 11 Juta Penduduknya

Bom Meledak Dekat KBRI Paris

Bom Meledak Dekat KBRI Paris

Wakil CEO Oxfam Mundur Terkait Kasus Pesta Seks di Haiti

Wakil CEO Oxfam Mundur Terkait Kasus Pesta Seks di Haiti

Masjid Al Haram Kekurangan Muadzin

Masjid Al Haram Kekurangan Muadzin

Baca Juga

Berita Lainnya