Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

AS Diduga Sengaja Membiarkan Kekacauan di Iraq Pasca Agresi

Bagikan:

Keadaan Iraq pasca agresi AS dan sekutunya benar-benar kacau. Orang-orang bersenjata dikabarkan berkeliaran secara bebsar di jalan-jalan raya Baghdad. Mereka bahkan melakukan penjarahan, mengangkut barang apa saja sesuka hati mereka. Anehnya, pasukan agresor AS dan sekutunya dikabarkan membiarkan keadaan dan kekacauan yang sedang terjadi. Mereka bahkan hanya melihat dari jauh kekacauan yang sedang terjadi. Para pemilik kedai di pusat bandar Baghdad mula melepaskan tembakan ke arah penjarah, dan membentuk semacam kumpulan tentera awam bagi melindungi perniagaan mereka kerana tentera Amerika sudah tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Sekurang-kurangnya 25 orang cedera semasa melakukan penjarahan. Tetapi sebuah hospital terbesar di Baghdad tidak dapat membantu merawat mereka. “Keadaan di sini sangat kacau, Peter Tarabula, petugas Palang Merah Internasional (ICRC) selepas berkunjung ke rumah sakit Al-Kindi. Di pasar Al-Rasafi, seorang peniagam tokoh, Mohammad al-Shamai, harus berkali-kali melepaskan tembakan untuk memperingatkan orang-orang yang akan menjarah tokonya. ‘Kami ingin undang-undang segera diberlakukan, katanya. Kazem al-Fartisi, (52 ), pria yang memiliki beberapa toko elektronik dan pakaian di kawasan Al-Arabi mengatakan, persitiwa seperti ini tidak akan terjadi jika Saddam masih hidup. Amerika hanya ingin menakluki kami dan memusnahkan kami. Keadaan seperti ini, banyak diduga sebagai upaya AS mencuri perhatian dunia agar segara menjadi dewa penyelamat Iraq.

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Penghargaan Bagi Anggota Dewan yang Menikah Lagi

Penghargaan Bagi Anggota Dewan yang Menikah Lagi

Ibu Kota Australia Legalkan Penggunaan Ganja Personal

Ibu Kota Australia Legalkan Penggunaan Ganja Personal

Rilis Travel Warning, Amerika Serikat Mengaku Tidak Tahu Akan Ada Serangan di Istanbul

Rilis Travel Warning, Amerika Serikat Mengaku Tidak Tahu Akan Ada Serangan di Istanbul

Tokoh Terkemuka Bahrain dan UEA Memuji Tentara ‘Israel’ sebagai ‘Heroik’

Tokoh Terkemuka Bahrain dan UEA Memuji Tentara ‘Israel’ sebagai ‘Heroik’

Arab Saudi Batasi Pekerja Asing

Arab Saudi Batasi Pekerja Asing

Baca Juga

Berita Lainnya