Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Singapura Akui Banyak Beri Kemudahan Tentara AS

Bagikan:

Singapura mengaku terus meningkatkan keamanannya guna mencegah kemungkinan serangan terorisme. Ini berkaitan dukungannya pada AS dalam agresinya ke Iraq. Menteri Pertahanan, Tony Tan, mengatakan bila negara kecil di kawasan Asia ini memiliki resiko tinggi diserang terorisme berhubungan dengan agresi AS dan sekutunya atas Iraq. Apalagi, menurutnya, Singapura adalah salah satu negara yang mendukung pada AS. Singapura menandatangani memorandum kesepakatan dengan AS pada tahun 1999 yang membenarkan pesawat AS menggunakan wilayah udara Singapura dan kami juga membenarkan aset ketenteraan AS, kapal dan pesawat berada di sini, katanya. Pangkalan Laut Changi ialah satu-satunya pangkalan yang digunakan Singapura untuk memberi kemudahan tentera AS dan sekutunya beroperasi. Singapura tidak mengirim pasukan ke Teluk. Namun Tan mengaku, kemudahan Singapura yang diberika pada AS juga ditunjukkan saat dukungannya berkampanye melawan negara Afghanistan. Walau dia mengakui dukungannya pada AS yang baru saja melakukan tindakan agresi pada Iraq diakuinya harus berbeda dengan dua negara tetangganya Malaysia dan Indonesia. Singapura adalah negara di wilayah Asia Tengara yang selama ini sangat setia terhadap AS. Singapura juga dianggap sebagai salah satu negara Asia yang mempunyai hubungan dekat dengan negara Israel. Tak heran bila Singapura dianggap sebagai agen Israel di wilayah Asia Tenggara.(AFP/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

NATO: Jerman Harus Tambah Anggaran Pertahanannya

NATO: Jerman Harus Tambah Anggaran Pertahanannya

Fidel Castro:  AS Kena “Sekakmat”

Fidel Castro: AS Kena “Sekakmat”

Gereja Belgia Kukuh Bungkam Soal Skandal Seks

Gereja Belgia Kukuh Bungkam Soal Skandal Seks

Larangan Bom Curah Berlaku, Produsen Jalan Terus

Larangan Bom Curah Berlaku, Produsen Jalan Terus

Awal Ramadhan Polisi Kamerun Bubarkan Paksa Jamaah Shalat di Masjid

Awal Ramadhan Polisi Kamerun Bubarkan Paksa Jamaah Shalat di Masjid

Baca Juga

Berita Lainnya