Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Mahathir Kecam Pendeta Yang Menghina Nabi

Bagikan:

Hidayatullah.com Perdana Menteri Malaysia Dr. Mahathir Muhammad, dua hari lalu mengecam pernyataan pendeta Jerry Falwell yang telah mengina Nabi Muhammad dengan sebutan “teroris”. “Mereka tidak mengerti apa-apa, mereka tidak paham Islam,” kata Mahathir seperti dikutip berita Bernama Malaysia.

Lebih lanjut, Mahathir (76), mengatakan bila Falwell tidak berhak berkomentar terhadap itu karena dianggap salah. Mahathir juga kecewa karena pernyataan itu jutsru datang dari pendeta Falwell, seorang pemimpin agama yang patut dihormati kesuciannya. “Saya tak akan menuduh semua umat Kristiani, sebab yang menyatakan kekeliruannya hanya satu orang, katanya.

Lebih jauh, Mahathir meminta umat Islam untuk tidak menanggapi secara serius pernyataan pendeta Farwell tersebut. Jerry Falwell adalah seoang pemimpin Kristen Evangelis yang cukup dikenal di AS. Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah wawancara di salah satu televisi ternama, CBS hari Minggu lalu dalam sebuah program “60 Minutes”.

Pendeta Jakarta Pelintir Ayat Minggu lalu, seperti dilaporkan pembantu Hidayatullah.com di Australia, seorang pendeta asal Indonesia juga telah memelintir ayat alqur’an dalam sebuah ceramah di gereja Burwood Kamis malam (26/9/002). Pendata Evangelis asal Jakarta ini dikabarkan memelintir dan mempretasikan tentang ayat jihad fi sabilillah sebagai sebuah bentuk pembantaian terhadap umat lain.

Pria yang juga mengaku bernama Islam, Moch. A.F. Filemon ini juga mengaku berkantor di Kokan Permata Kelapa Gading, Jl. Boulevar Bukit Gading Raya Blok D-12, Kelapa Gading Permai, Jakarta Utara 14240. Telp. (021) 4514021, Fax. (021). 4514021 RESIDENCE: Janur Hijau VII TC II No. 6, Kelapa Gading Permai, Jakarta Utara. Telp. (021) 4520972, HP. 0812 8635530 (Umn/Amrie/Cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Huda Ridwan

Bagikan:

Berita Terkait

Netanyau Mengaku Punya 5 Ide untuk Trump Soal Negosiasi Nuklir Amerika dengan Iran

Netanyau Mengaku Punya 5 Ide untuk Trump Soal Negosiasi Nuklir Amerika dengan Iran

Pascareferendum Brexit Kabinet Inggris Tidak Berubah

Pascareferendum Brexit Kabinet Inggris Tidak Berubah

Coronavirus: Burundi Turunkan Harga Sabun dan Air

Coronavirus: Burundi Turunkan Harga Sabun dan Air

Australia: Bali Tempat Subur Kaum Pedofili

Australia: Bali Tempat Subur Kaum Pedofili

Kesepakatan Normalisasi dengan ‘Israel’ Memicu Kemarahan Publik di Sudan

Kesepakatan Normalisasi dengan ‘Israel’ Memicu Kemarahan Publik di Sudan

Baca Juga

Berita Lainnya