Jum'at, 12 Februari 2021 / 29 Jumadil Akhir 1442 H

Info Haji & Umrah

Menag Minta Jamaah Calon Haji Dapat Prioritas Vaksinasi Covid-19

Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas
Bagikan:

Hidayatullah.com- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta agar jamaah calon haji Indonesia mendapat prioritas vaksinasi Covid-19. Diketahui, persiapan pelaksanaan ibadah haji 1442H/2021M terus dilakukan Kementerian Agama. Jika diselenggarakan, maka kelompok terbang (kloter) pertama rencananya berangkat 15 Juni 2021.

Sebagai bagian persiapan, Menag Yaqut telah bersurat ke Menteri Kesehatan. Surat tertanggal 5 Januari 2021 itu terkait permohonan dukungan perlindungan kesehatan bagi jamaah haji Indonesia.

“Dalam rangka menjamin dan memberikan perlindungan, kami telah bersurat ke Menkes, meminta agar jamaah haji tahun 1442H/2021M mendapatkan prioritas vaksinasi Covid-19,” terang Menag di Jakarta, Selasa (19/01/2021).

Baca: Munas X MUI Keluarkan 5 Fatwa termasuk soal Haji Usia Dini

Menurutnya, ada sejumlah pertimbangan kenapa calon jamaah haji perlu mendapat prioritas vaksinasi. Pertama, jamaah calon haji tahun 2021 kemungkinan akan ditolak kedatangannya oleh otoritas Arab Saudi apabila belum dilakukan vaksinasi Covid-19.

Kedua, jika belum divaksin, maka perlu alokasi waktu, tempat, dan biaya untuk karantina jamaah, sebelum dan setibanya di Arab Saudi. Ketiga, jika belum divaksin, maka jemaah harus melakukan PCR Swab saat karantina, sebelum dan setiba di Arab Saudi.

“Dan keempat, jika belum divaksin, perlu penerapan physical distancing di embarkasi, selama penerbangan dan selama di Arab Saudi, serta setibanya jamaah di Tanah Air,” jelasnya.

Baca: Menag: Belum Ada Kepastian Terkait Haji Tahun 2021

Dijelaskan Menag dalam keterangannya, jika kuota haji normal, maka vaksinasi perlu dilakukan kepada sekitar 257.540 orang. Jumlah ini terdiri atas 221.000 jamaah haji reguler dan jamaah haji khusus, 4.200 petugas kloter dan petugas non kloter, 3.400 petugas haji di seluruh provinsi, dan 18.000 pembimbing haji pada 6.000 KUA Kecamatan di seluruh Indonesia.

“Termasuk juga 10.940 panitia dan pembimbing manasik pada 547 Kab/Kota seluruh Indonesia,” tegasnya.

“Kami masih menunggu respons dari Menkes. Kami harap ini bisa segera dilakukan, utamanya setelah ada kepastian dari Arab Saudi terkait penyelenggaraan dan kuota haji 1442H/2021M,” tandasnya.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Kiswah Ka’bah Dinaikkan, Tanda Dimulai Musim Haji Tahun Ini

Kiswah Ka’bah Dinaikkan, Tanda Dimulai Musim Haji Tahun Ini

Arab Saudi akan Bangun Bandara Haji Baru dekat Makkah

Arab Saudi akan Bangun Bandara Haji Baru dekat Makkah

Anggota Dewan Bela Sungkawa, Sebut Tempat Musibah Jarang Dilalui Jamaah Indonesia

Anggota Dewan Bela Sungkawa, Sebut Tempat Musibah Jarang Dilalui Jamaah Indonesia

Masih Ada 16 Jamaah Haji Sakit Dirawat di Saudi

Masih Ada 16 Jamaah Haji Sakit Dirawat di Saudi

DPR: Meningkatnya Jamaah Haji Wafat Harus Jadi Perhatian

DPR: Meningkatnya Jamaah Haji Wafat Harus Jadi Perhatian

Baca Juga

Berita Lainnya