Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Info Haji & Umrah

Kemenag Perpanjang Jadwal Pelunasan Biaya Haji, Antisipasi Covid-19

muh. abdus syakur/hidayatullah.com
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag, Nizar Ali di Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama memperpanjang jadwal pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) bagi jamaah reguler Tahun 1441H/2020M.

Perpanjangan waktu dimaksudkan agar jamaah mempunyai kesempatan lebih luas sehingga tidak menumpuk pada waktu yang bersamaan.

“Saat ini, antrean dan kumpulan jamaah masih cukup banyak pada Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih. Itu secara protokol berpotensi terjadinya penyebaran virus Covid-19,” ujar Dirjen PHU Nizar Ali di Jakarta, Selasa (24/03/2020) dirilis Kemenag.

Nizar mengaku telah menerbitkan Surat Edaran untuk para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi dan BPS Bipih tentang Pelaksanaan Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji Reguler Tahun 1441H/2020M Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease.

“Surat edaran ini diterbitkan dalam upaya bersama untuk menghambat penyebaran wabah Covid-19 yang meningkat pesat dan semakin meluas,” terangnya.

Baca: RS Haji Pakai Mushalla untuk Isolasi Pasien Suspect Corona, Kini Dibantu Menag

Jadwal pelunasan Bipih regular untuk tahap pertama awalnya dari 19 Maret hingga 17 April 2020. Jadwal ini diperpanjang hingga 30 April 2020.

Untuk pelunasan tahap kedua, awalnya dari 30 April hingga 15 Mei 2020. Jadwal ini diubah menjadi dari 12 – 20 Mei 2020.

Nizar pun mendorong jamaah agar memanfaatkan layanan pelunasan non-teller. Jamaah dapat melakukan transfer sehingga tidak perlu datang ke bank.

“Ini penting untuk sama-sama mencegah penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Kepada BPS Bipih, Nizar mengingatkan agar menerapkan protokol pengendalian Covid-19, termasuk di antaranya dengan pembatasan jumlah jamaah yang dilayani per harinya.

Baca: Kemenag: Persiapan Haji Terus Berjalan, Keberangkatan Mulai 26 Juni

Ia pun meminta kepada Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi agar menunjuk penanggung jawab sekaligus nomor Whatsapp di tiap Kankemenag Kabupaten/Kota.

Penanggung jawab itu, jelasnya, harus selalu dapat dihubungi oleh jamaah yang akan menyampaikan bukti pelunasan/bukti transfer (struk) dan pas foto.

“Kanwil Kemenag Provinsi, Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dan BPS Bipih kami minta juga terus melakukan sosialisasi kepada jamaah untuk melakukan pelunasan melalui mekanisme tanpa tatap muka (non-teller),” tandasnya.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pelunasan Haji Dimulai, Calon Berhak Diumumkan Lewat Website

Pelunasan Haji Dimulai, Calon Berhak Diumumkan Lewat Website

70.618 Jamaah dari 173 Kloter Sudah di Makkah, yang Meninggal 19 Orang

70.618 Jamaah dari 173 Kloter Sudah di Makkah, yang Meninggal 19 Orang

116 Jamaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci

116 Jamaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci

Arab Saudi akan Memutuskan Negara Mana yang akan Mengirim Jamaah Umrah

Arab Saudi akan Memutuskan Negara Mana yang akan Mengirim Jamaah Umrah

Haji Tahun Ini Tahun Ini, Ada Menu Tahu Tempe di Makkah

Haji Tahun Ini Tahun Ini, Ada Menu Tahu Tempe di Makkah

Baca Juga

Berita Lainnya