Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Info Haji & Umrah

Kemenag Dorong PPIU Menjadwal Ulang Kepergian Jamaah Umrah

Umrah arab Saudi rifa'i fadhly/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Jamaah calon umrah di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, sebelum terbang ke Tanah Suci di Arab Saudi.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kementerian Agama berharap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) agar menjadwal ulang keberangkatan jamaah umrah. Harapan ini disampaikan menyusul kebijakan penangguhan akses masuk ke Arab Saudi sejak 27 Februari lalu.

Kebijakan Arab Saudi terkait pencegahan wabah virus corona (Covid-19) itu berdampak pada tertundanya keberangkatan ribuan jamaah umrah Indonesia dan jamaah dari berbagai negara lain.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag, Arfi Hatim, berharap PPIU menjadwal ulang keberangkatan itu, berdasarkan kesepakatan pada pertemuan yang difasilitasi Kemenag.

Pertemuan itu digelar pada tanggal 28 Februari lalu yang dihadiri sejumlah kementerian/lembaga terkait, perwakilan maskapai, dan asosiasi PPIU.

“Kami mendorong PPIU untuk melakukan proses jadwal ulang. Biar proses refund hanya untuk visa saja sebagimana kebijakan dari Saudi,” ujar Arfi di Jakarta dalam siaran pers Kemenag diterima hidayatullah.com pada Senin (09/03/2020).

Baca: Siapkan Penyelenggaraan Haji, Tim Penyedia Layanan Sudah di Tanah Suci

Arfi mengatakan, selain visa, komponen biaya umrah mencakup antara lain transportasi udara dan darat, akomodasi, konsumsi, manasik, serta perlengkapan.

Kemenag pun meminta jamaah Indonesia agar bersabar menunggu informasi terkini dari Arab Saudi terkait pencabutan kebijakan penangguhan. Sebab, jelas Arfi, PPIU tentu menunggu kepastian pencabutan penangguhan terlebih dahulu saat akan melakukan penjadwalan ulang.

Menurut Arfi, jika pilihan PPIU adalah menjadwal ulang, tentu yang jamaah yang tertunda keberangkatannya jadi prioritas.

“Dan, jamaah tak akan dimintai biaya tambahan,” imbuhnya.

Ia pun menilai bahwa penangguhan yang disebabkan wabah virus corona itu adalah kondisi force majeure yang tidak diinginkan semua. “Sehingga semua pihak ada empati, ada kebijakan yang dikeluarkan,” imbuhnya.

Baca: KJRI Tegaskan Tak Ada Penangguhan Umrah Selama Setahun

Seiring itu, Kemenag mendorong PPIU untuk tidak membuka dan menerima pendaftaran paket umrah terlebih dahulu, hingga ada kepastian keberangkatan dari Arab Saudi.

Karena, jelasnya, selain masih ada penangguhan sehingga belum ada kepastian keberangkatan, PPIU pun harus mengatur ulang terlebih dahulu. PPIU juga harus fokus keberangkatan jamaah yang terdampak kebijakan Saudi ini dan sudah punya jadwal.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Saudi Terapkan PPn 5 %, Ini Sikap Kemenag soal Biaya Haji-Umrah

Saudi Terapkan PPn 5 %, Ini Sikap Kemenag soal Biaya Haji-Umrah

Menag Sebut Ongkos Haji Indonesia Murah

Menag Sebut Ongkos Haji Indonesia Murah

Pemerintah Perjuangkan Petunjuk Arah di Masjidil Haram Gunakan Bahasa Indonesia

Pemerintah Perjuangkan Petunjuk Arah di Masjidil Haram Gunakan Bahasa Indonesia

Wakil Komisi VIII: Masih Ada 1900-an Visa Haji Belum Terbit

Wakil Komisi VIII: Masih Ada 1900-an Visa Haji Belum Terbit

Per Bulan Pendaftar Haji 40.000, Antrian Mencapai 2,2 Juta

Per Bulan Pendaftar Haji 40.000, Antrian Mencapai 2,2 Juta

Baca Juga

Berita Lainnya