Demi Kesehatan Jamaah Haji, Ratusan Ribu Alat Pelindung Diri Disiapkan

''Selain sandal, tim kesehatan juga akan membagikan payung, masker dan penyemprot air untuk mengantisipasi panasnya cuaca di Tanah Suci."

Demi Kesehatan Jamaah Haji, Ratusan Ribu Alat Pelindung Diri Disiapkan
ismail untuk hidayatullah.com
Jutaan jamaah haji dari seluruh dunia melakukan thawaf mengelilingi Ka'bah di Makkah, Arab Saudi, Selasa (05/09/2017).

Terkait

Hidayatullah.com– Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, sebanyak 204.000 kacamata, 20.400 pasang sandal, 204.000 payung, 20.400 box masker, 204.000 tas, dan 20.400 penyemprot air (water spray) disiapkan Kementerian Kesehatan RI.

Penyiapan alat pelindung diri (APD) ini dalam rangka mengurangi risiko kesehatan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci.

”Seluruh barang akan disimpan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah dan KKHI Madinah,” jelas Kepala Pusat Kesehatan Haji Indonesia, Eka Jusuf Singka, di Jakarta, baru-baru ini disiarkan Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes.

Baca: Jelang Masa Operasional Haji, Kemenag Fokus Finalisasi Kesiapan di Tanah Air

Menurut Eka, APD ini akan dibagikan saat tim promotif preventif (TPP) Kemenkes RI bertemu dengan jamaah yang tidak membawa atau menggunakan alat tersebut.

”Selain sandal, tim kesehatan juga akan membagikan payung, masker, dan penyemprot air untuk mengantisipasi panasnya cuaca di Tanah Suci,” jelas Eka.

Menurut Eka, para jamaah haji seringkali lupa posisi dimana meletakkan sandal saat hendak beribadah di Masjid Nabawi atau Masjidil Haram.

Tahun ini, jamaah haji Indonesia yang lupa atau kehilangan sandalnya, bisa mendapatkan alas kaki secara gratis dari petugas haji Indonesia.

Baca: Visa Jamaah Haji Mulai Diproses di Kedubes Arab Saudi

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jamaah kehilangan sandal dan nekat bertelanjang kaki di tengah cuaca terik di Tanah Suci.

”Biasanya mereka (jamaah haji) sandalnya ketinggalan. Bahaya, kakinya bisa kepanasan,” ujarnya.

Dijelaskan oleh Eka, rerata suhu di Tanah Suci pada musim haji tahun ini berkisar antara 53 derajat celsius. Hal ini berisiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan, di antaranya luka lepuh bahkan heatstroke.

”Seperti tahun-tahun sebelumnya, jamaah yang berangkat ke Tanah Suci mayoritas masuk kategori berisiko (kesehatan) tinggi dan lanjut usia,” ungkapnya.*

Baca: Kemenag Pastikan Layanan Haji 1439 H Sudah Siap

Rep: Admin Hidcom

Editor:

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !