Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Info Haji & Umrah

Menag: Pelaksanaan Haji Tahun Ini Lancar

ismail untuk hidayatullah.com
Jutaan jamaah haji dari seluruh dunia melakukan thawaf mengelilingi Ka'bah di Makkah, Arab Saudi, Selasa (05/09/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai, pelaksanaan Haji tahun 1438 H/2017 ini berjalan dengan lancar.

Penilaian ini disampaikan Menag usai memimpin rapat evaluasi delegasi Amirul Hajj dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah.

Hadir juga dalam kesempatan ini, Dubes RI untuk Saudi Agus Maftuh Abegebriel, serta perwakilan KJRI Jeddah, lansir laman resmi Kemenag pada Ahad (10/09/2017).

“Alhamdulillah, kita syukuri sampai dengan hari ini penyelenggaraan haji terhitung aman, lancar, relatif tertib, dan tidak ada hal-hal yang secara prinsipil menjadi sesuatu yang menyulitkan,” terang Menag, Sabtu (09/09/2017).

“Jadi secara keseluruhan, sebagaimana yang disampaikan Pemerintah Saudi, bahwa haji tahun ini berlangsung dengan lancar,” sambungnya.

Baca: Dubes RI: Saudi Nilai Penyelenggaraan Haji Tahun ini Sukses

Meski demikian, Menag menghimpun sejumlah catatan evaluasi, antara lain terkait jamaah haji Indonesia yang berdesakan di tenda Mina serta kurangnya fasilitas toilet.

Akan hal ini, Menag menjelaskan kalau setidaknya ada dua hal yang perlu dilakukan ke depan, yaitu:

Pertama, lobi Pemerintah Saudi agar infrastruktur Mina bisa ditingkatkan. “Saya berharap Pak Dubes bisa meyakinkan Saudi agar Mina bisa menjadi contoh dunia bahwa umat Islam bisa melaksanakan ibadahnya dengan baik,” ujarnya.

Kedua, strategi penempatan jamaah di Mina perlu diubah. Ke depan, di setiap maktab, perlu ada dua atau tiga kloter yang hotelnya berada di sekitar Jamarat. “Ini agar mereka bisa kembali ke hotel sehingga tenda bisa ditempati kloter lain,” tuturnya.

Baca: Kloter Pertama Pulang ke Indonesia, Penyelenggaraan Haji Disyukuri

Catatan evaluasi lainnya, terkait dengan sistem sewa hotel di Madinah. Menurut Menag, tahun depan akan dilakukan kajian dan pendalaman untuk kemungkinan dilakukannya perubahan sistem sewa dari blocking time menjadi sewa satu musim.

Catatan berikutnya terkait perlunya penambahan kuota petugas. Hal ini juga memerlukan proses lobi yang harus dilakukan.

“Kuota yang hanya 3.500 belum mampu mengimbangi banyaknya jamaah haji kita,” tandasnya.

Penyelenggaraan ibadah haji 1438H saat ini memasuki fase pemulangan. Jamaah haji gelombang pertama sudah mulai diberangkatkan dari Jeddah menuju Tanah Air sejak 6 – 20 September 2017.

Sementara jamaah haji gelombang kedua akan mulai diberangkatkan dari Makkah ke Madinah pada 12 September 2017. Mereka nantinya akan pulang ke Tanah Air melalui Madinah setelah menjalani Arbain di Masjid Nabawi.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Jamaah Indonesia Sudah Memasuki Padang Arafah

Jamaah Indonesia Sudah Memasuki Padang Arafah

BPKH Kelola Rp 105 Triliun Dana Haji

BPKH Kelola Rp 105 Triliun Dana Haji

Menag RI-Menteri Saudi Bahas Peningkatan Pelayanan Haji 2018

Menag RI-Menteri Saudi Bahas Peningkatan Pelayanan Haji 2018

Kemenag Resmi Tetapkan Biaya Referensi Umrah Rp 20 Juta

Kemenag Resmi Tetapkan Biaya Referensi Umrah Rp 20 Juta

Indonesia akan Lobi Arab Saudi terkait Peningkatan Layanan Haji

Indonesia akan Lobi Arab Saudi terkait Peningkatan Layanan Haji

Baca Juga

Berita Lainnya