Selasa, 2 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Info Haji & Umrah

Dubes RI: Saudi Nilai Penyelenggaraan Haji Tahun ini Sukses

ismail untuk hidayatullah.com
Petugas keamanan atau askar Arab Saudi membantu jamaah dalam menjalankan ibadah haji tahun 1438 H/2017.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengatakan bahwa pemerintah Kerajaan Arab Saudi menilai bahwa penyelenggaraan haji tahun 1438 H/2017 ini berjalan sukses.

“Informasi yang saya terima dari rilis Kerajaan Arab Saudi mengatakan, bahwa ibadah haji tahun ini istimewa sebagaimana tahun kemarin,” terang Agus Maftuh usai melepas keberangkatan jamaah kloter satu Embarkasi Solo (SOC 01) di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, Rabu (06/09/2017) waktu Arab Saudi.0

“Mereka menyebutnya dengan at-tanahum al-amtsal, sebuah harmoni yang sangat cantik dari semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji tahun ini,” sambungnya.

Baca: Kloter Pertama Pulang ke Indonesia, Penyelenggaraan Haji Disyukuri

Menurut Dubes, banyak pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji. Selain masing-masing penitia penyelenggara negara pengirim jamaah haji, dari pihak Saudi ada Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, Kementerian Haji dan Umrah, termasuk GIP atau BIN-nya Saudi yang melakukan assessment security atau kajian tentang keamanan haji tahun ini.

“Penyelenggaraan haji tahun ini sangat sukses meski jumlahnya jauh lebih banyak. Ada tambahan 52 ribu (jamaah. Red). Awalnya saya agak pesimis dengan begitu drastisnya peningkatan kuota ini,” aku Agus Maftuh.

Meski demikian, Agus Maftuh mengakui masih ada sejumlah catatan perbaikan, antara lain di Mina, terkait tenda dan antrean panjang toilet. Akan hal ini, Agus mengatakan pihaknya akan melakukan diplomasi haji dengan ad-Diwan al-Malaky atau Royal Code. “Kita akan minta perbaikan perbaikan ke depannya,” tegasnya.

Baca: Hamas Terima Kasih Saudi Hajikan Tahanan Palestina

Ditanya soal alternatif solusi yang akan ditawarkan, Agus menjawab tegas perlunya membangun bangunan bertingkat di Mina. “Atau kita minta ke Saudi bahwa Indonesia akan terlibat dengan WIKA atau WASKITA-nya untuk bangun toilet di situ (Mina). Ini terobosan yang harus kita lakukan,” jelasnya.

“Kita sudah dapat titik yang ada di Mina Jadid. Bangunan toilet di situ akan kita tingkat dua atau tiga, sehingga kenyamanan jamaah haji akan terasa di situ karena kami sering mendapat keluhan bahwa musibah terbesar jamaah haji itu ketika antre di toilet,” sambungnya.

Kondisi di Mina saat ini juga yang membuat Agus Maftuh memilih bersikap rasional soal kemungkinan adanya penambahan kuota. Meski demikian, pihaknya akan terus mengupayakan.

Baca: Lewat Yayasan Al-Manarah Al-Islamiyah, Kedubes Saudi Hajikan 123 WNI

Menurutnya, ada dua cara yang akan dilakukan.

“Pertama, akan kita mintakan langsung kepada Kerajaan. Skema kedua kita nego dengan negara anggota OKI untuk mengambil kuota yang tidak terpakai terutama di negara-negara Afrika. Dengan cara ini kita akan bisa menambah lagi kuota Indonesia,” tandasnya.

Kuota jamaah haji Indonesia tahun ini kembali normal menjadi 211 ribu. Kuota tahun ini bahkan bertambah sebanyak 10 ribu atas lobi pemerintah Indonesia sehingga totalnya menjadi 221 ribu. Kuota tahun ini lebih banyak 52.200 jika dibanding empat tahun terakhir yang hanya 168.800 seiring adanya pemotongan kuota sebesar 20 persen, demikian rilis Kementerian Agama diterima hidayatullah.com.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Arab Saudi Menggambarkan Desakan ‘Internasionalisasi’ Haji  ‘Deklarasi Perang’

Arab Saudi Menggambarkan Desakan ‘Internasionalisasi’ Haji ‘Deklarasi Perang’

Indonesia Protes Layanan Angkutan Haji

Indonesia Protes Layanan Angkutan Haji

Kloter Terakhir Jamaah Haji Surabaya Berangkat hari Rabu

Kloter Terakhir Jamaah Haji Surabaya Berangkat hari Rabu

Dirjen PHU: Sekarang Penyebutannya Hotel, Bukan Pemondokan Haji

Dirjen PHU: Sekarang Penyebutannya Hotel, Bukan Pemondokan Haji

Haji Tahun Ini Pemeriksaan Imigrasi Jamaah Indonesia dan Malaysia Lebih Cepat

Haji Tahun Ini Pemeriksaan Imigrasi Jamaah Indonesia dan Malaysia Lebih Cepat

Baca Juga

Berita Lainnya