Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Info Haji & Umrah

Persiapan Embarkasi, Kemenag Distribusi dan Sosialisasi Penempelan Stiker Maktab

kemenag.go.id
Stiker maktab yang akan ditempel pada paspor jamaah haji Indonesia.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sebagai bagian persiapan embarkasi jelang operasional penyelenggaraan Haji 1438 H/2017, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama mulai melakukan distribusi dan sosialisasi Penempelan Stiker Maktab di seluruh Embarkasi dan Embarkasi Antara Indonesia.

Kasubdit Akomodasi Nasrullah Jasam menyatakan, untuk kemudahan identifikasi maktab di Makkah, pemerintah Arab Saudi melalui muassasah menerbitkan kebijakan berupa penempelan stiker maktab di paspor jamaah haji.

Maktab merupakan lembaga swasta yang bertugas melayani jamaah haji di bawah kendali Muassasah Ahliyah li al-Thawafah. Mereka diberi tanggung jawab melayani jamaah haji oleh pemerintah Arab Saudi,” tutur Nasrullah di Mataram, Selasa (18/07/2017) lansir laman resmi Kemenag.

Baca: Kemenkes Siapkan 1.963 Tenaga Penyelenggara Kesehatan Haji 2017

Menurutnya, ada 70 maktab yang akan melayani jamaah haji, yaitu: maktab 1 – 18 dan 20 – 71. Rata-rata per maktab akan melayani 3.000 jamaah, atau berkisar 7 – 8 kloter.

“Waktu penempelan stiker maktab akan dilakukan setelah jamaah haji masuk asrama haji. Hal ini dikarenakan nama jamaah sudah definitif sesuai dengan kloternya,” ujarnya.

Jika dilakukan sebelumnya, Nasrullah mengaku khawatir kalau terjadi perubahan nama. Selain itu, apabila terjadi penundaan keberangkatan, stiker maktab-nya harus disesuaikan dengan kloter selanjutnya.

“Kita juga menyediakan soft copy yang bisa dicetak dan digandakan bila terjadi kerusakan, kehilangan, atau kekurangan,” tuturnya

“Dasar penempelan stiker maktab adalah hasil qurah pemondokan,” sambungnya.

Baca: Menag: Tenda di Arafah Haji Tahun Ini Jauh Lebih Baik

Selain soal stiker maktab, Nasrullah juga mensosialisasikan pengembangan Aplikasi Haji Pintar. Menurutnya, aplikasi ini sudah memasuki generasi ketiga.

Pada generasi ini, sudah dilakukan up grade dengan menambahkan beberapa fitur baru, seperti: al-Qur’an, jadwal shalat, informasi ziarah baik di Makkah dan Madinah, nilai tukar rupiah yang selalu up date tiap harinya, dan itinerary (rencana perjalanan ibadah haji).

“Rencananya, aplikasi ini bisa diunduh di Google Play Store lusa (Kamis, 20/07. Red),” tandasnya.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Seluruh Jamaah Haji Indonesia Sudah di Arab Saudi

Seluruh Jamaah Haji Indonesia Sudah di Arab Saudi

80 Persen Pemilik Pondokan Haji Bersedia Negosiasi Ulang

80 Persen Pemilik Pondokan Haji Bersedia Negosiasi Ulang

Pemerintah-DPR Sepakat Biaya Haji 2018/1439H Naik

Pemerintah-DPR Sepakat Biaya Haji 2018/1439H Naik

Bandara Halim Digunakan Kembali untuk Embarkasi Haji

Bandara Halim Digunakan Kembali untuk Embarkasi Haji

Penyelenggaraan Umrah Bebas PPN 1% Kecuali Kunjungan Selain ke Makkah dan Madinah

Penyelenggaraan Umrah Bebas PPN 1% Kecuali Kunjungan Selain ke Makkah dan Madinah

Baca Juga

Berita Lainnya