Sabtu, 13 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Info Haji & Umrah

RUU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Perbaiki Kualitas Penyelenggaraan Haji

Bagikan:

Hidayatullah.com–Komisi VIII DPR RI bersama dengan Kementerian Agama, dan DPD membahas Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh (PIHU). Menurut Wakil ketua Komisi VIII, Iskan Qolba Lubis, substansi dari RUU PIHU ini  adalah bagaimana meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji.

“Selama ini banyak kekurangan dalam penyelenggaraan haji dan umroh, untuk itu aturan lama yaitu UU No. 13 tahun 2008 perlu diganti,” kata Iskan dalam rilisnya  Senin (03/10/2016).

Iskan juga berpendapat bahwa salah satu penyebab belum optimalnya penyelenggaraan haji, disebabkan bertumpuknya kewenangan di tangan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama.

“Selama ini Kementerian Agama berperan sebagai regulator, eksekutor, dan kontrol (pengawas). Hal itu membuat tidak efektif, efisien, dan rawan terjadinya penyimpangan,” jelas Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara II ini.

Menurut Iskan, pemerintah harus memahami isu yang berkembang di masyarakat mengenai tuntutan optimalisasi penyelenggaraan haji.

“Dalam berbagai forum DPR terus menyuarakan bagaimana penyelenggaraan haji harus lebih optimal lagi,” jelas Iskan.

Di sisi lain, DPR memahami kekhawatiran Kementerian Agama mengenai pembentukan badan dalam penyelenggara ibadah haji. Tentu pembentukan badan ini, tambah Iskan, akan membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk menyesuaikan dengan sistem yang baru.

Namun, menurut Iskan, adanya badan dalam penyelenggaraan haji tersebut bisa menjadikan pelaksanaan lebih profesional. Salah satunya dalam sistem rekrutmen sumber daya manusia.

“Dalam hal rekrutmen misalnya, pasti ada perbedaan antara pemerintah dengan badan. Jika dilakukan oleh suatu badan maka akan cenderung lebih bebas, sehingga lebih berkualitas. Sehingga menghilangkan konotasi adanya bagi-bagi jatah dari orang-orang kementerian agama,” papar Iskan.

Iskan juga mengatakan, harapan untuk optimalisasi penyelenggaraan haji bisa terwujud, salah satunya melalui pengelolaan dana haji secara profesional.

“Jika dana pengelolaan haji sudah profesional maka akan lebih baik lagi penyelenggaraan haji ke depan,” pungkas Iskan.*

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

139.679 Jamaah Sudah Berada di Makkah

139.679 Jamaah Sudah Berada di Makkah

Wakil Komisi VIII: Masih Ada 1900-an Visa Haji Belum Terbit

Wakil Komisi VIII: Masih Ada 1900-an Visa Haji Belum Terbit

Arab Saudi akan Memutuskan Negara Mana yang akan Mengirim Jamaah Umrah

Arab Saudi akan Memutuskan Negara Mana yang akan Mengirim Jamaah Umrah

4 Rombongan Bus Jemaah Haji Kloter 44 Alami Kecelakaan di Jeddah

4 Rombongan Bus Jemaah Haji Kloter 44 Alami Kecelakaan di Jeddah

3.78 Juta Orang Tunaikan Umrah Sejak bulan November

3.78 Juta Orang Tunaikan Umrah Sejak bulan November

Baca Juga

Berita Lainnya