Pemerintah Perjuangkan Petunjuk Arah di Masjidil Haram Gunakan Bahasa Indonesia

Pemerintah Perjuangkan Petunjuk Arah di Masjidil Haram Gunakan Bahasa Indonesia

Terkait

Hidayatullah.com—Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) memperjuangkan bahasa Indonesia sebagai petunjuk arah dan keterangan di Masjidil Haram. Petunjuk menggunakan bahasa Indonesia ini bertujuan memudahkan jamaah haji Indonesia melaksanakan ibadah haji dan melakukan perjalanan prosesi haji selama di Masjidil Haram.

Hal itu disampaikan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali sesaat mengunjungi Pondok Pesantren Nur El Falah di Kabupaten Serang. Menurut Menag petunjuk menggunakan bahasa Indonesia di tanah suci, merupakan upaya Kemenag memudahkan jamaah hajiIndonesia tersesat.

“Upaya ini sudah diterapkan oleh Kementerian Haji Arab Saudi di Masjid Nabawi, namun belum dilakukan di Masjidil Haram. Karena itu kita akan upayakan Masjidil Haram pun segera dilengkapi petunjuk bahasa Indonesia,” ujar Menag Suryadharma, Sabtu (21/09/2012) dikutip laman Kemenag.

Selama ini, terang Menag, ada kesalahan persepsi dari pemerintah Saudi, yang menilai Bahasa Indonesia sama seperti bahasa melayu yang digunakan di Malaysia, Brunei dan Singapura. Karenanya, Suryadharma mengaku sempat memberi pemahaman ke Menteri Haji Saudi, terkait perbedaan bahasa ini.

“Sebagai jamaah haji terbesar di dunia, jamaah Indonesia perlu diberi petunjuk yang memudahkan. Dan petunjuk dengan bahasa Melayu berbeda serta tidak bisa dijadikan petunjuk bagi kita,” ujarnya. Bahasa melayu di Indonesia hanya digunakan lokal beberapa wilayah. Sedangkan secara nasional bahasa Indonesialah yang digunakan.

Alhamdulillah, kata Menag, saat ini sudah diupayakan Kementerian Haji Saudi. Sebentar lagi Masjidil Haram akan dilengkapi dengan petunjuk bahasa Indonesia. Sebelumnya Menag Suryadharma Ali sangat menyayangkan minimnya petunjuk haji berbahasa Indonesia di tanah suci, padahal jamaah haji Indonesia jamaah terbesar saat musim haji. Pada tahun ini, kata Menag, upaya itu sudah dilakukan dan secara bertahap petunjuk bahasa Indonesia itu akan ada di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.*

Rep: Panji Islam

Editor: Cholis Akbar

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !