Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Ekonomi Syariah

Dosen Kuwait University: Waspada Riba Masa Kini

ANTARA/HO/UINAM
Syeikh Abdul Azis Muhammad Zaki Abu Arisya dari Kuwait University di UINAM, Gowa, Sulsel, Jumat (22/11/2019).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Dosen Kuwait University, Syeikh Abdul Aziz Muhammad Zaki Abu Arisya menyampaikan bahwa saat ini telah mewabah sebuah penyakit yang begitu mematikan.

Apabila penyakit tersebut menyentuh tanah, kata Syeikh Abdul Aziz, maka akan hilang seluruh keberkahan dari tanah itu.

“Tak ada satupun rumah di dunia ini yang luput dari jangkitan wabah tersebut. Wabah itu bernama riba,” ungkapnya di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Sulawesi Selatan, Jumat (22/11/2019) saat menjadi dosen tamu membahas materi ekonomi syariah menurut perspektif Al-Qur’an dan Sunnah kutip Antaranews.

Imam Besar Masjid Kementerian Wakaf Kuwait ini mengatakan, sejatinya riba merupakan sebuah tindak penipuan, karena ada satu pihak yang memeroleh keuntungan tanpa harus bekerja dengan jalan menzalimi pihak lainnya.

Syeikh Abdul Aziz pun mengimbau kepada seluruh peserta yang hadir untuk mengenal jenis-jenis riba dan praktik transaksi apa saja yang diklasifikasikan sebagai riba.

Hal ini menjadi penting mengingat banyak masyarakat yang terkecoh akan praktik riba kontemporer, sehingga secara tidak sadar telah terjebak ke dalam praktik riba masa kini. Hal ini harus diwaspadai.

Kehadiran dosen tamu itu atas undangan pihak Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UINAM di Makassar.

Menurut Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Keuangan FEBI UINAM, Rahmawati Muin, kehadiran narasumber utama memberikan kuliah umum diharapkan bisa memberikan pemahaman pada mahasiswa khususnya yang memilih Prodi Perbankan Syariah.

“Sangat penting menggali ilmu beliau sedalam-dalamnya untuk kemudian kalian implementasikan selepas di bangku kuliah,” ujarnya.

Lewat pemahaman dan ilmu yang diperoleh itu, diharapkan ketika alumni terjun menjadi insan perbankan syariah, kelak bisa memperbaiki yang masih kurang dan menjadi atensi khusus masyarakat atas sistem perbankan syariah di Indonesia.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

PKS Dukung Wapres Fokus Kembangkan Ekonomi-Keuangan Syariah

PKS Dukung Wapres Fokus Kembangkan Ekonomi-Keuangan Syariah

Pandangan Ulama Mengenai Asuransi Syariah

Pandangan Ulama Mengenai Asuransi Syariah

Putra-putri Papua Disiapkan Beasiswa untuk Belajar Ekonomi Syariah

Putra-putri Papua Disiapkan Beasiswa untuk Belajar Ekonomi Syariah

Bank Syariah Mau Maju Pesat? Harus Kaffah

Bank Syariah Mau Maju Pesat? Harus Kaffah

Menkeu akan Majukan Kesejahteraan Bangsa sesuai Prinsip Islam

Menkeu akan Majukan Kesejahteraan Bangsa sesuai Prinsip Islam

Baca Juga

Berita Lainnya