Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Ekonomi Syariah

Anies: Saatnya Indonesia jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah

azim
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menilai bahwa seharusnya perekonomian Indonesia ditopang oleh konsep bisnis berbasis syariah dan halal.

Hal ini mengingat umat Islam merupakan populasi terbesar di tanah air sekaligus negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia.

Lebih jauh, Anies menilai, sudah waktunya bagi negara jumlah Muslim 87% dari total penduduknya ini, untuk menjadi pelaku utama dalam bisnis syariah.

“Sudah saatnya Indonesia menjadi pemain utama ekonomi syariah,” ujar Anies di Gedung JCC, Jakarta, Jumat (30/08/2019).

Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya saat membuka acara pameran bisnis syariah dan industri halal Indonesia Muslim Lifestyle Festival yang digelar di JCC pada Jumat-Ahad (30/08-01/09/2019).

“Sudah seharusnya konsepsi bisnis berbasis syariah dan gaya hidup halal tertanam kuat dan menjadi pondasi yang menggerakkan roda perekonomian bangsa,” katanya juga.

Baca: Anies Apresiasi Pameran Halal dan Syariah di JCC

Oleh karena itu, Anies mendorong umat Islam agar memiliki jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) dan memahami prinsip-prinsip syariah dalam kegiatan ekonomi.

Mantan Mendikbud ini melihat bahwa antusiasme gairah hidup halal di kalangan anak muda saat ini bergema. Hal itu terlihat dari gerakan-gerakan anak muda yang hijrah untuk bisa sepenuhnya menjalani hidup halal.

Ia pun menyebut, jumlah entrepreneur di Indonesia sampai saat ini hanya berkisar 3,1 persen dari total populasi penduduk Indonesia yang mencapai 267 juta jiwa.

Baca: Komunitas Pengusaha Muslim Dorong Penguatan Industri Halal

Ia menilai jumlah tersebut terbilang kecil, sebab, rata-rata negara maju mempunyai wirausaha sebanyak 14 persen dari total populasi penduduknya.

Anies sangat mengapresiasi gelaran Indonesia Muslim Lifestyle Festival. Menurutnya konsepnya sedikit berbeda, karena bukan sekadar mengajak umat mengenal produk-produk halal, tetapi juga menyuguhkan pemikiran-pemikiran cemerlang tentang bagaimana mengimplementasikan fiqih-fiqih muamalah. Untuk menjawab dinamika kebutuhan masyarakat yang ingin hijrah pada gaya hidup halal.

Untuk diketahui, Indonesia Muslim Lifestyle Festival diselenggarakan oleh Lima Events bekerja sama dengan Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Yayasan Alumni Pesantren Islam Al-Irsyad Tengaran (YAPIAT)-Puldapia.* Azim Arrasyid

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Wapres: Usaha Syariah Harus Lebih Ketat Memenuhi Ketentuan Syariat Islam

Wapres: Usaha Syariah Harus Lebih Ketat Memenuhi Ketentuan Syariat Islam

Muamalat Raih Penghargaan ‘Best Islamic Bank 2016’ di Indonesia dari IFN

Muamalat Raih Penghargaan ‘Best Islamic Bank 2016’ di Indonesia dari IFN

Pasar Industri Halal Dunia Mencapai Rp30 Ribu Triliun

Pasar Industri Halal Dunia Mencapai Rp30 Ribu Triliun

Zaim Zaidi Ditangkap, Inilah Awal Ia Kenal Dinar dan Dirham

Zaim Zaidi Ditangkap, Inilah Awal Ia Kenal Dinar dan Dirham

Wapres: Wakaf Uang Bukan untuk Pemerintah, tapi Dana Abadi Umat

Wapres: Wakaf Uang Bukan untuk Pemerintah, tapi Dana Abadi Umat

Baca Juga

Berita Lainnya