Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Ekonomi Syariah

BMT Bisa Jadi Kontribusi LKS dalam Perluasan Kesempatan Kerja

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Seminar tentang "Kontribusi Lembaga Keuangan Syariah" gelaran Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) di Universitas As-Syafi'iyah, Jakarta, Sabtu (04/02/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Komisariat Universitas As-Syafi’iyah, Dr Atifah Thaha mengatakan, sektor mikro seperti Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) bisa menjadi kontribusi Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dalam perluasan kesempatan kerja.

Dalam aktivitasnya, terang Atifah, BMT bisa melibatkan LKS untuk pendanaannya dan Perguruan Tinggi (PT) sebagai pendampingnya.

OJK Ungkap Industri Keuangan Syariah Tumbuh Pesat

Ia menerangkan, jika BMT bisa berjalan dan berkembang dengan baik, maka akan mampu memberikan efek multiplier bagi banyak orang.

“Mengembangkan satu BMT bisa memberdayakan hingga 60 orang tenaga kerja,” ujarnya pada seminar “Kontribusi Lembaga Keuangan Syariah dalam Perluasan Kesempatan Kerja, Peluang dan Tantangan” di Universitas As-Syafi’iyah, Jakarta, Sabtu (04/02/2017).

Perlu Revitalisasi BMT Entaskan Masalah Ekonomi Umat

Atifah menambahkan, pelibatan PT juga akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan literasi finansial syariah, kemampuan manajemen, dan sebagainya.

Sekaligus, sambungnya, sebagai peningkatan pelaksanaan tridarma PT, menyiapkan lulusan yang terampil, dan media sosialisasi tentang ekonomi syariah di masyarakat yang selama ini masih minim pengetahuan.

Inilah Kunci Kesuksesan BMT Sidogiri Dengan Aset Rp 300 Miliyar

“Mereka praktik bersosialisasi dengan masyarakat, membangun jaringan,” ungkapnya.

Lebih dari itu, jelas Atifah, BMT juga menjadi sarana meningkatkan kesejahteraan umat dan penguatan aqidah.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Wapres: Undang-undang No 33 Tahun 2014, Soal JPH adalah Wewenang BPJPH

Wapres: Undang-undang No 33 Tahun 2014, Soal JPH adalah Wewenang BPJPH

Deklarasi KEU, Ekonomi Syariah Diarusutamakan dalam Perekonomian Nasional

Deklarasi KEU, Ekonomi Syariah Diarusutamakan dalam Perekonomian Nasional

Mantan Dirut BMI Optimistis, Bank Muamalat akan Bertahan

Mantan Dirut BMI Optimistis, Bank Muamalat akan Bertahan

Mardani: Pemerintah Harus Memperkuat Bank Muamalat

Mardani: Pemerintah Harus Memperkuat Bank Muamalat

Jokowi: Potensi Aset Wakaf di Indonesia Mencapai Rp 2.000 Triliun per Tahun

Jokowi: Potensi Aset Wakaf di Indonesia Mencapai Rp 2.000 Triliun per Tahun

Baca Juga

Berita Lainnya