Selasa, 2 Maret 2021 / 18 Rajab 1442 H

Berita dari Anda

Begini Persiapan Mushida Kaltim Mengikuti Munas Virtual

Muh. Abdus Syakur/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Kegitan Muslimat Hidayatullah di Balikpapan, Kalimantan Timur, 2018.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Semarak Musyawarah Nasional V Muslimat Hidayatullah terus tersyiar. Syarifah Miladiyah, Ketua PW Mushida Kaltim menyebutkan bahwa PW Kaltim terus berupaya menyiapkan diri menyambut Munas V Mushida.

Perjalanan menuju Munas Mushida sendiri banyak lika-likunya. Namun demikian PW Mushida Kaltim tetap antusias dalam menyiapkan segala sesuatunya.

“Persiapan yang dilakukan di antaranya yaitu menambah kapasitas Wifi internet yang memadai dan penerapan protokol kesehatan pada beberapa titik kumpul dalam menyaksikan Munas virtual bersama,” jelas Miladiyah.

“Setiap peserta wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tambah da’iyah yang mengemban amanah sebagai Ketua PW Kaltim selama dua periode ini.

Saat ini PW Kaltim memiliki 9 PD (Pengurus Daerah) yang terdiri dari PD Balikpapan, PD Samarinda, PD Bontang, PD Kutai Timur, PD Kutai Kartanegara, PD Kutai Barat, PD Penajam Paser Utara, PD Tanah Paser, dan PD Berau.

Sebagaimana yang diimbau oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dalam surat edarannya, bahwa untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan Covid-19 selama libur Natal dan tahun baru 2021, maka pelaku perjalanan dalam negeri harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan rapid tes antigen paling lama 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Dalam hal ini, PW Mushida Kaltim akan tetap mematuhi protokol yang ditetapkan oleh pemerintah. “Peserta yang diutus untuk berangkat ke Jakarta juga sudah menyiapkan diri untuk tes rapid Antigen,” ungkap Miladiyah dalam wawancara yang dilakukan jarak jauh pada 22 Desember 2020.

Munas V Muslimat Hidayatullah diselenggarakan di tengah pandemi. Untuk itu banyak tantangan yang harus dihadapi.

Baca: Siasat Muslimah Sulsel Cegah Corona saat Bermusyawarah

Baca: Istri Daiyah, Suami Dai: “Berdakwah Harga Mati”

“Kondisi pandemi menjadi tantangan terberat. Keamanan dan kenyamanan juga harus dapat dipastikan selama acara,” ujar istri dari Kholis Mukhlis salah seorang dai di Kaltim ini. Meski begitu, ia tak menampik bahwa banyak hikmah yang diambil dari kondisi pandemi ini.

Terakhir, Miladiyah berharap Muslimat Hidayatullah bisa menjadi rahim bagi ibu para pejuang dan rumah bagi peradaban Islam.

“Mushida mampu berkarya tanpa suara, tapi membahana hingga ujung dunia. Juga harus menjadi tempat yang nyaman untuk sang mujahid saat melepas lelah. Mengganti penat, mereguk semangat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Muslimat Hidayatullah siap menggelar Musyawarah Nasional V Tahun 2020 secara virtual pada 26-27 Desember. Munas V Mushida kali ini mengusung tema “Meneguhkan Integritas Muslimah Demi Tegaknya Peradaban Islam.”* Arsyis Musyahadah

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Mahfud MD Optimistis Indonesia tak Kritis, Din: Integrasi Sangat Didukung Faktor Islam

Mahfud MD Optimistis Indonesia tak Kritis, Din: Integrasi Sangat Didukung Faktor Islam

Cabang-cabang #IndonesiaTanpaJIL Kompak Dukung UAS

Cabang-cabang #IndonesiaTanpaJIL Kompak Dukung UAS

PPI-IIUM Gelar “INDONESIA FOR GAZA”

PPI-IIUM Gelar “INDONESIA FOR GAZA”

BMH Kirim Bantuan APD ke IDI Serang

BMH Kirim Bantuan APD ke IDI Serang

Sambut Ramadhan dengan Hapus Tato

Sambut Ramadhan dengan Hapus Tato

Baca Juga

Berita Lainnya