Dompet Dakwah Media

Sekolah Integral Luqman Al Hakim Surabaya Gelar Orientasi Taaruf Virtual Santri Baru

"Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, pesantren, sekolah, dan orang tua harus bersinergi agar proses dan tujuan pembelajaran, yakni membentuk generasi rabbani bisa terwujud"

Sekolah Integral Luqman Al Hakim Surabaya Gelar Orientasi Taaruf Virtual Santri Baru
Istimewa
Sekolah Integral Luqman Al Hakim, Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Pesantren (MPLP), Sabtu (11/07/2020).

Terkait

Hidayatullah.com- Di masa pandemi Covid-19 saat ini, orientasi pengenalan peserta didik baru tidak diperkenankan dilakukan secara langsung. Tetapi harus secara daring atau online.

Sabtu kemarin (11/07/2020), Sekolah Integral Luqman Al Hakim, Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Pesantren (MPLP) mulai dari jenjang KB-TK Yaa Bunayya, kelas 1 SD, kelas 7 SMP, hingga kelas 10 SMA Luqman Al Hakim Surabaya tahun ajaran baru 2020-2021.

Digelar secara virtual, kegiatan ini mengusung tema Membangun Sinergi Menyemai Generasi Rabbani. Agenda tiap awal tahun ajaran baru ini dimaksudkan untuk mengenalkan biah Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya seperti visi, misi, kultur atau budaya pesantren, kegiatan harian pesantren, hak dan kewajiban sekolah dan orang tua, dan lain sebagainya.

Mengunakan aplikasi Microsoft Teams, orang tua wali santri baru mengikuti kegiatan taaruf kelembagaan ini dari rumah masing-masing dipandu tim IT panitia. Hadir dalam kegiatan ini Badan Pembina Pondok Pesantren Hidayatullah (PPH) Surabaya, Badan Pengurus PPH Surabaya beserta seluruh jajarannya, dan seluruh kepala unit pendidikan Sekolah Integral Luqman Al Hakim Surabaya.

Serah terima santri baru secara simbolis dari orang tua santri kepada pengurus pesantren diterima oleh Kepala Departeman Tarbiyah PPH Surabaya oleh Marni Mulyana.

Dalam keterangan tertulisnya, Marni menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mewujudkan sinergi antara orang tua dan wali santri dalam proses kegiatan belajar mengajar.

“Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, pesantren, sekolah, dan orang tua harus bersinergi agar proses dan tujuan pembelajaran, yakni membentuk generasi rabbani bisa terwujud,” jelasnya.

Sementara itu, taujih kelembagaan disampaikan Ketua Badan Pembina PPH Surabaya Ustadz Abdul Rahman, SE, yang berpesan bahwa proses pendidikan harus tetap berjalan meskipun di tengah pandemi Covid-19. Merujuk kepada Hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa pendidikan harus istiqamah, tiada henti dilakukan mulai dari buaian ibu sampai ke liang lahat.

“Pendidikan harus terus berjalan, apapun tantangannya. Mengingat bahwa pendidikan adalah wujud nyata perintah ber-iqra, sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wata’ala, ” pesannya.

Sementara itu, seluruh panitia dan undangan yang ada di ruang pertemuan offline wajib mengikuti protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan memakai masker, faceshild dan menjaga jarak.

Antusiasme orang tua wali santri baru sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Ditunjukkan dengan tingginya jumlah kehadiran yang terlihat dalam aplikasi meeting online ini.* Kiriman Cak Rud/Humas SILH

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Dukung Kami, Agar kami dapat terus mengabarkan kebaikan. Lebih lanjut, Klik Dompet Dakwah Media Sekarang!

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !