Selasa, 26 Januari 2021 / 12 Jumadil Akhir 1442 H

Berita dari Anda

Nelayan Cilincing Butuh Tempat Ibadah, Diusulkan Bangun Kampung Mengaji

Direktur Pos Dai DKI Jakarta (kiri) bersama Ketua Aliansi Masyarakat Nelayan Cilincing Danu Waluyo di Cilincing, Jakarta Utara
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pos Dai DKI Jakarta melakukan kunjungan silaturahim program pembinaan masyarakat nelayan Cilincing, Jakarta Utara (07/07/2020).

Dalam silaturahim itu, Direktur Pos Dai Jakarta Suhardi Sukiman didampingi Deden Sugianto yang juga bendahara Pos Dai DKI Jakarta.
Silaturahim ini berlokasi di Sekretariat Aliansi Masyarakat Nelayan Republik Indonesia yang juga sekaligus menjadi tempat kediaman Ketua komunitas Nelayan Rakyat Indonesia Cilincing.

Dalam silaturahim itu, Direktur Pos Dai DKI Jakarta terlebih dahulu menyampaikan beberapa program Pos Dai yang sangat strategis untuk dilaksanakan, dalam rangka ikut serta bersama-sama masyarakat meningkatkan pengamalan ajaran agama dan pemberdayaan, utamanya di wilayah-wilayah padat penduduk seperti perkampungan nelayan Cilincing.

Di antara yang menjadi fokus pembicaraan program Pos Dai ini adalah terbentuknya Majelis Quran Hidayatullah di perkampungan nelayan tersebut, yang akan menjadi pusat belajar Al-Qur’an serta pembinaan keagamaan.

Danu Waluyo yang juga sebagai Ketua Aliansi Masyarakat Nelayan Cilincing menyambut baik program tersebut. Dimana kampung nelayan sebagaimana disampaikan oleh Danu Waluyo memang selama ini belum ada program pembinaan secara khusus yang menyasar mereka para nelayan.

Padahal ujar Danu Waluyo program ini akan sangat memberikan manfaat dan pengaruh positif bagi kehidupan merdeka para nelayan yang kesehariannya turun ke laut mencari ikan.

Lanjut Danu Waluyo beberapa hal yang akan menjadi kendala tersendiri dalam pelaksanaan program Majelis Qur’an adalah jadwal pembinaan para nelayan.

Sebab para nelayan setiap harinya berangkat ke laut mencari ikan sekitar jam 4 subuh dan kembali keesokan paginya bahkan ada yang menginap di laut hingga 2 malam.

Kemudian dalam bincang program tersebut, Direktur Pos Dai DKI Jakarta menyampaikan, sekiranya memungkinkan kampung nelayan ini bisa diproyeksikan menjadi Kampung Mengaji, dimana program ini juga menjadi program Pos Dai yang sudah terlaksana di beberapa wilayah di luar Jakarta.

Tentu kampung mengaji ini akan lebih bagus lagi karena akan melibatkan banyak orang di kampung tersebut. Tenaga dai secara khusus akan ditempatkan di kampung nelayan.

Dan jika memungkinkan akan bekerja sama dengan Baitul Maal Hidayatullah untuk mendukung berdirinya sebuah bangunan permanen di pinggiran laut sebagai sarana ibadah dan wadah pembinaan.

Sebab menurut Danu Waluyo keberadaan tempat ibadah di sekitar dermaga kapal-kapal ikan nelayan sangat diharapkan.

Tidak hanya masalah pembinaan keagamaan saja yang dibicarakan dalam silaturahim tersebut, namun juga turut membicarakan pemberdayaan masyarakat nelayan.

Sebab rupanya yang menghuni kampung nelayan ini pun ternyata mereka adalah nelayan-nelayan dengan kapal kecil yang membutuhkan support dari berbagai pihak untuk keberlangsungan dan peningkatan pendapatan para nelayan tersebut.* (Kiriman Deden Sugianto)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Jika Berhijab Tapi Masih Ingin Pamer Tubuh, Pasti Ada Yang Error

Jika Berhijab Tapi Masih Ingin Pamer Tubuh, Pasti Ada Yang Error

Lazis Muhammadiyah Dukung Program Hapus Tato IMS

Lazis Muhammadiyah Dukung Program Hapus Tato IMS

PCINU Maroko Gelar “Kongkow Nahdliyyin dan Orientasi Warga Baru”

PCINU Maroko Gelar “Kongkow Nahdliyyin dan Orientasi Warga Baru”

Pakar Ruqyah Syar’iyyah: Dahulukan Berobat dengan Al-Qur’an

Pakar Ruqyah Syar’iyyah: Dahulukan Berobat dengan Al-Qur’an

Lembaga Koordinasi Gerakan TPA/TPQ Solo Raya  adakan Acara “Indonesia Mendongeng”

Lembaga Koordinasi Gerakan TPA/TPQ Solo Raya adakan Acara “Indonesia Mendongeng”

Baca Juga

Berita Lainnya